Rabu, 29 April 2026

Berita Penajam Terkini

Cakupan Air Bersih di Penajam Paser Utara Baru 42 Persen

Cakupan layanan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, saat ini masih berada di angka 42 persen.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
LAYANAN AIR BERSIH -  Cakupan layanan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, saat ini masih berada di angka 42 persen. Angka tersebut masih jauh dari target ideal yang diharapkan pemerintah daerah. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 
Ringkasan Berita:
  • Cakupan layanan air bersih PPU baru 42 persen, jauh dari target ideal 80 persen pada 2028.
  • Pemda menyiapkan 6.114 sambungan rumah, termasuk 2.000 sambungan gratis tahap awal.
  • Dukungan datang dari OIKN dan pemerintah pusat, termasuk tambahan 800 sambungan untuk warga berpenghasilan rendah.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Cakupan layanan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, saat ini masih berada di angka 42 persen.

Angka tersebut masih jauh dari target ideal yang diharapkan pemerintah daerah.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid, menyampaikan angka tersebut berdasarkan hasil penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kalau sekarang hasil penilaian BPKP 42 persen. Target di 2028 minimal 80 persen,” ungkapnya, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Subsidi Air Diperluas, Perumda Air Minum Danum Taka PPU Sasar Masjid, Yayasan dan Panti Asuhan

Ia menjelaskan, Bupati Penajam Paser Utara menargetkan peningkatan cakupan layanan air bersih hingga minimal 80 persen pada tahun 2028.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah mengandalkan sejumlah program strategis yang melibatkan berbagai pihak.

Salah satu program utama adalah dukungan dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), yang akan menangani 10 kelurahan dan desa di wilayah Penajam Paser Utara.

Program tersebut mencakup pembangunan sekitar 6.114 sambungan rumah (SR) untuk masyarakat.

Baca juga: Perumda Danum Taka PPU Tembus Bintang 4, Target Naik Kelas di Ajang BUMD Nasional

Pada tahap awal, sekitar 2.000 sambungan rumah ditargetkan terealisasi dalam waktu dekat, dan diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan bantuan pembangunan 800 sambungan rumah tambahan, khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Prioritas kami adalah penambahan cakupan layanan yang masih 42 persen, itu dulu kita tingkatkan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved