Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Satpolairud Polres Paser Pasang Spanduk Peringatan Buaya, Warga Diminta Waspada

Satpolairud Polres Paser pasang spanduk peringatan buaya untuk tingkatkan kewaspadaan warga pesisir

Tayang:
HO/SATPOLAIRUD POLRES PASER
PERINGATAN BAHAYA BUAYA - Satpolairud Polres Paser saat melakukan pemasangan spanduk himbauan di dua wilayah pesisir Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Selasa (28/4/2026). Masyarakat diminta waspada terhadap ancaman satwa liar. (HO/SATPOLAIRUD POLRES PASER) 
Ringkasan Berita:
  • Satpolairud Polres Paser pasang spanduk peringatan di wilayah rawan buaya.
  • Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir.
  • Warga diimbau hindari aktivitas berisiko di perairan, terutama saat waktu rawan.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Paser kembali melakukan langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman satwa liar, khususnya buaya, di wilayah perairan Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan berupa pemasangan spanduk himbauan bahaya serangan buaya dilakukan sejak 28 April lalu di Desa Pesisir Pondong Baru dan Desa Pesisir Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro yang dikenal sebagai habitat alami reptil predator tersebut.

Personel Satpolairud yang terlibat dipimpin langsung oleh Kaurbinops bersama anggota, dengan menggunakan sarana R2 serta dukungan operasional lainnya dengan menyasar titik-titik strategis yang sering dilalui masyarakat saat beraktivitas di sekitar perairan.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kasat Polairud Polres Paser, AKP Andi Ferial Junaedy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keselamatan warga pesisir.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mencegah terjadinya serangan buaya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat," terang Andi, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Jadwal Lengkap Paser Cup Race 2026, Target 400 Pembalap Turun ke Lintasan

Edukasi Langsung ke Masyarakat

Pemasangan spanduk tersebut dianggap menjadi salah satu bagian dari upaya edukasi.

Personel juga memberikan sosialisasi langsung kepada warga mengenai pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, muara, pantai, maupun tambak.

"Personel tidak hanya memasang spanduk peringatan, tetapi juga memberikan edukasi langsung agar masyarakat selalu waspada, terutama di waktu rawan seperti pagi, sore, dan malam hari," tambahnya.

Dalam himbauan tersebut, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas sendirian di sekitar perairan karena buaya cenderung lebih agresif pada waktu tertentu, sehingga aktivitas berkelompok dinilai lebih aman.

Imbauan Keselamatan Warga

Selain itu, warga juga diingatkan untuk menghindari kebiasaan yang dapat memancing buaya mendekat, seperti membuang sisa makanan atau ikan di sungai yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keselamatan diri.

Baca juga: Hadirkan Rasa Aman di Pesisir Penajam Paser Utara, Mulai Ada Program Polisi Penolong Masyarakat

"Kami akan terus melakukan patroli dan sosialisasi di wilayah pesisir, kami ingin masyarakat terlindungi sekaligus memahami bahwa keselamatan di perairan adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.

Sebagai tambahan, peningkatan aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan sungai turut menjadi perhatian, terutama di kawasan yang berbatasan langsung dengan habitat alami buaya.

Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan minim risiko. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved