Berita Paser Terkini
Paser Selangkah Lagi Punya Kampus Sendiri, PSDKU Unmul Jadi Opsi Utama
Pemkab Paser semakin serius menghadirkan perguruan tinggi di daerah melalui skema PSDKU.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab Paser mendorong pendirian perguruan tinggi melalui skema PSDKU untuk memperluas akses pendidikan.
- Unmul Samarinda menjadi mitra utama yang direkomendasikan LLDIKTI Wilayah XI.
- Program ini diharapkan menekan angka perantauan kuliah dan memperkuat SDM lokal Paser.
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser semakin serius merealisasikan rencana pendirian perguruan tinggi di daerah melalui skema Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Upaya tersebut kini memasuki tahap penjajakan dengan berbagai perguruan tinggi negeri.
Bupati Paser, Fahmi Fadli, menegaskan komitmen tersebut usai bertemu dengan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI, Muhammad Akbar, di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (11/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Paser, Fahmi Fadli menyampaikan keinginan Pemkab Paser untuk mendirikan Perguruan Tinggi dengan pola Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Baca juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Paser Gandeng Perguruan Tinggi, Wujudkan Program 1 Desa 1 Sarjana
Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi strategis agar putra-putri Paser dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus jauh merantau.
"Paser membutuhkan akses pendidikan tinggi yang lebih dekat dan terjangkau. Dengan PSDKU, kita bisa menghadirkan kampus berkualitas di daerah sendiri," terang Fahmi.
LLDIKTI merekomendasikan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda sebagai mitra utama sesuai aturan yang berlaku.
Fahmi kemudian menginstruksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Romif Erwinadi untuk segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan melakukan komunikasi intensif bersama Unmul.
Baca juga: Daftar 10 Perguruan Tinggi Terbaik di Kaltim Versi SINTA 2025
"Selain Unmul dan ULM, Pemkab Paser juga mengusulkan kemungkinan kerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung," tambahnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut penting karena Paser memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang membutuhkan tenaga profesional.
"Kerja sama dengan Politeknik Pariwisata sudah berjalan, bahkan 30 putra-putri Paser saat ini kuliah dengan biaya APBD. Jika PSDKU terwujud, kerja sama itu tinggal kita tingkatkan," tandasnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah XI, Muhammad Akbar, menjelaskan bahwa syarat mendirikan PSDKU adalah perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi minimal unggul.
Baca juga: 5 Daerah di Kaltim yang Paling Sedikit Lulusan Perguruan Tinggi
Ia mencontohkan beberapa daerah di Kalimantan Selatan, seperti Balangan, Kotabaru, dan Hulu Sungai Tengah, yang telah menjalin kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui pola serupa.
"Artinya, silahkan Pemkab Paser ke Unmul dulu. Kalau mereka tidak bisa, maka akan diupayakan dengan ULM. InshaAllah, LLDIKTI siap membantu, dan kemungkinan besar ULM juga bersedia," pungkasnya. (*)
| Pengukuhan Kepala OJK Baru, Wabup Paser Optimis Sinergi Perkuat Pengembangan Ekonomi di Daerah |
|
|---|
| Meski Kendala Fasilitas, Atlet Tarung Derajat Paser Intensif Latihan Mandiri Jelang Porprov Kaltim |
|
|---|
| Cara DLH Paser Kurangi Beban TPA, Sampah Kini Diolah Jadi Barang Bernilai di TPST |
|
|---|
| Pemkab Paser Gandeng Poltekpar NHI Bandung untuk Bangun Akademi Pariwisata |
|
|---|
| DPRD Paser Perjuangkan Nasib Warga di Kawasan Cagar Alam, Minta Ada Jalan Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260512_Bupati-Paser-Fahmi-Fadli-saat-berkoordinasi-dengan-Kepala-LLDIKTI-Wilayah-XI.jpg)