Minggu, 17 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Sewa Buku Balikpapan, Dimulai dari Pandemi dan Membebaskan Literasi

Kisah ini dialami Muhammad Royyan Fadhlullah, 27 tahun, warga Klandasan Balikpapan, Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Ilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
SEWA BUKU BALIKPAPAN - Muhammad Royyan Fadhlullah, 27 tahun, warga Klandasan Balikpapan membuka Sewa Buku. Memiliki koleksi dua ribu lebih buku, Kamis 14 Mei 2026 pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)   

Waktu itu, sekitar Maret 2020, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur menasbihkan sebagai daerah pandemi Virus Corona atau Covid-19. Segala hal kegiatan di luar ruangan sangat tidak dianjurkan. Aktivitas semua warga di area publik direm, harus menjauh dari keramaian.

Kontan hal itu membuat beberapa warga di antaranya harus 'bersemedi' berkegiatan di dalam rumah saja. Kisah ini dialami Muhammad Royyan Fadhlullah, 27 tahun, warga Klandasan Balikpapan

Ibarat pepatah, "Setiap awan mendung memiliki garis perak," setiap kejadian aral menantang, selalu ada hikmah, peluang bagus yang tersembunyi.

Karena lockdown Corona, Royyan pun bisa fokus ke dunia literasi, muncul inspirasi dan semangatnya menggelora untuk berkarya, menulis cerita fiksi dari rumah.  

Baca juga: Gerakan Literasi Balikpapan, Menyelami Makna Surat Kartini dan Beranda Instagramnya Maryam

"Tidak bisa kemana-mana. Ya, menulis saja, mulai menulis lagi, banyak baca buku. Kan menulis itu harus banyak baca buku," ujar Royyan, pria berambut lurus ini. 

Selain punya banyak waktu membaca dan menulis, Royyan pun seakan mendapat ide.

Yakni membuat perpustakaan mini dan menawarkan jasa sewa buku via onlie, bisa antar ke calon pembaca di kawasan Balikpapan

Di benaknya saat itu, gagasan menawarkan jasa sewa buku berangkat dari pasokan literasi yang banyak, sangat melimpah.

Koleksi bukunya ada jenis fiksi dan non-fiksi. Totalnya hampir 2 ribu lebih, campur baur bukunya ada karya penulis dari luar negeri dan Indonesia. 

Bagi Royyan, literasi itu ibarat kebutuhan sehari-hari, tidak ada salahnya memberi kemudahan orang mengakses bahan bacaan. 

Saat pandemi Covid, orang kesulitan untuk pergi ke pusat perbelanjaan toko buku atau perpustakaan umum, karena saat itu dilarang untuk berkerumun, harus saling jaga jarak. 

Padahal, kegiatan membaca seseorang tidak bisa ditunda, lantaran bagian gaya hidup.

Hadirnya Sewa Buku ala Royyan menjadi etalase kebebasan orang untuk mendapatkan referensi buku. 

Jasa antar buku yang dibandrol Rp5 ribu per 3 kilometer, memudahkan orang tidak harus repot-repot keluar rumah.

Buku dipesan via online Sewa Buku, hadir diantar sampai depan pintu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved