Senin, 18 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Gerakan Pasar Ikan Murah di Berau, 6 Ton Lebih Ludes Diserbu Warga

Program tersebut mendapat sambutan tinggi dari masyarakat dan dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan inflasi

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
PASAR IKAN MURAH - Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perikanan Berau resmi meluncurkan Gerakan Pasar Ikan Murah di Pangkalan Pendaratan Ikan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur pada Sabtu (16/5/2026). Pemkab Berau juga menegaskan komitmennya memperkuat sektor perikanan melalui program modernisasi alat tangkap ramah lingkungan, pengembangan kawasan budidaya, dan peningkatan kapasitas UMKM pengolahan hasil laut. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) Berau resmi meluncurkan Gerakan Pasar Ikan Murah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (16/5/2026).

Program tersebut mendapat sambutan tinggi dari masyarakat dan dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Nelayan Nasional dan Hari Ulang Tahun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Berau itu diresmikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Bahkan, warga sudah memadati lokasi sebelum acara pembukaan dimulai untuk menyerbu ikan sebanyak 6,4 ton yang telah disiapkan Diskan Berau.

Baca juga: Jadwal Bazar GEMARIKAN 2025 di Samarinda Kaltim, Ada Produk Ikan Murah hingga Lomba Masak

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 Wita ternyata telah ramai sejak pukul 06.30 Wita.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Saya pikir ikan sudah habis diborong, ternyata stok masih penuh. Artinya kebutuhan masyarakat terhadap ikan memang sangat tinggi,” ujarnya kepada TribunaKaltim.co. 

Perempuan nomor satu di Bumi Batiwakkal itu menegaskan, bahwa pasar ikan murah bukan sekadar agenda seremonial Hari Nelayan, tetapi bagian dari upaya pemerintah menekan angka inflasi dan stunting melalui penyediaan pangan bergizi dengan harga terjangkau.

Menurutnya, keberadaan nelayan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat, khususnya komoditas ikan yang menjadi sumber protein utama.

“Tujuan kegiatan ini untuk menurunkan inflasi, menurunkan stunting, dan memperkuat ketahanan pangan,” katanya.

Baca juga: Nelayan Enggan Melaut saat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Balikpapan Melonjak

Ia juga mengapresiasi dedikasi para nelayan yang terus menyediakan hasil tangkapan terbaik bagi masyarakat.

Hubungan antara nelayan dan warga disebutnya sebagai bentuk simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

Melihat tingginya animo masyarakat, Pemkab Berau berencana menjadikan pasar ikan murah sebagai program rutin bulanan yang akan digelar bergilir di 13 kecamatan, terutama wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan ikan.

“Tadi ibu-ibu meminta agar kegiatan seperti ini dilaksanakan sebulan sekali. Saya rasa sangat bisa dilakukan,” ucapnya.

Selain menjual ikan segar dengan harga lebih rendah dari pasaran, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai produk olahan hasil laut dan perikanan dari pelaku UMKM lokal.

Produk seperti amplang, pentol ikan, hingga makanan olahan berbahan dasar tuna dan udang dipamerkan sebagai bagian dari penguatan hilirisasi industri perikanan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved