Berita Kaltim Terkini
5 Daerah di Kaltim dengan Rata-rata Lama Sekolah Tertinggi versi BPS
Pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
5. Kabupaten Kutai Timur – 9,48 Tahun
Posisi kelima ditempati Kabupaten Kutai Timur dengan RLS sebesar 9,48 tahun.
Kutai Timur menjadi salah satu daerah dengan perkembangan ekonomi cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan.
Pertumbuhan ekonomi tersebut turut berdampak terhadap peningkatan akses pendidikan masyarakat.
Daerah dengan RLS Terendah di Kalimantan Timur
Di sisi lain, masih terdapat sejumlah daerah yang memiliki capaian RLS relatif rendah dibanding rata-rata provinsi.
Wilayah dengan RLS terendah di Kalimantan Timur tahun 2025 adalah Kabupaten Mahakam Ulu dengan angka 8,71 tahun.
Artinya, rata-rata masyarakat dewasa di wilayah tersebut baru menempuh pendidikan hingga sekitar kelas 2 SMP.
Mahakam Ulu sebenarnya mengalami peningkatan dibanding tahun 2024 yang berada di angka 8,50 tahun. Namun capaian tersebut masih menjadi yang terendah di Kalimantan Timur.
Faktor geografis menjadi salah satu tantangan utama di wilayah ini. Akses transportasi yang terbatas serta kondisi wilayah pedalaman memengaruhi pemerataan fasilitas pendidikan.
Posisi kedua terendah ditempati Kabupaten Penajam Paser Utara dengan RLS 8,72 tahun.
PPU mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 8,57 tahun. Meski demikian, daerah ini masih berada di kelompok bawah dalam capaian pendidikan.
Kemudian Kabupaten Kutai Barat mencatat RLS sebesar 9,01 tahun.
Kabupaten Paser berada di angka 9,04 tahun, sedangkan Kutai Kartanegara mencatat 9,28 tahun.
Kutai Kartanegara sendiri menjadi salah satu kabupaten besar di Kalimantan Timur, namun masih menghadapi tantangan pemerataan pendidikan, terutama di wilayah pedalaman.
Kesenjangan Pendidikan Masih Jadi Tantangan
Perbedaan capaian RLS antarwilayah di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan belum sepenuhnya merata.
Daerah perkotaan cenderung memiliki akses pendidikan lebih baik dibanding wilayah terpencil atau pedalaman.
Kondisi ekonomi keluarga, infrastruktur sekolah, ketersediaan tenaga pendidik, hingga akses transportasi menjadi faktor yang sangat memengaruhi tingkat pendidikan masyarakat.
Semakin tinggi RLS suatu daerah, semakin besar pula peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan lebih baik dan meningkatkan taraf hidup.
Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Timur.
Data BPS tahun 2025 menunjukkan bahwa tren pendidikan di provinsi ini terus bergerak positif. Namun, pemerataan akses pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian lebih serius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250723_siswa-sekolah-ya.jpg)