Hari Kebangkitan Nasional 2026
Hari Kebangkitan Nasional, DPR RI Hetifah Dorong Pendidikan dan Inovasi Hadapi Perubahan Zaman
Hetifah Sjaifudian menilai Harkitnas menjadi momentum membangun SDM unggul di tengah tantangan era digital
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Hetifah menyebut Harkitnas bukan sekadar sejarah, tetapi momentum kebangkitan bangsa.
- Pendidikan, literasi, inovasi, dan gotong royong dinilai penting menghadapi era digital.
- Komisi X DPR RI terus mendorong kebijakan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk membangkitkan semangat bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.
Menurut Hetifah, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan pendidikan, ekonomi, hingga perubahan sosial akibat perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Karena itu, diperlukan semangat gotong royong dan optimisme untuk terus bergerak maju.
“Melalui pendidikan, literasi, inovasi, dan semangat gotong royong, kita harus mampu menciptakan generasi yang siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujarnya melalui WhatsApp kepada Tribunkaltim.co, Jumat (22/5/2026).
Ia menilai, kebangkitan di era modern bukan lagi tentang perjuangan melawan penjajahan fisik, melainkan bagaimana Indonesia mampu membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, serta tetap memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
Baca juga: Harkitnas 2026, Pemkab Paser Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital
Menurut Hetifah, penguatan kualitas SDM menjadi salah satu fondasi penting agar Indonesia mampu menghadapi persaingan global, terutama di tengah derasnya perkembangan teknologi digital dan transformasi sosial yang terjadi di berbagai sektor kehidupan.
Pendidikan dan Literasi Jadi Kunci
Momentum Harkitnas juga menjadi bahan refleksi bagi Komisi X DPR RI dalam meningkatkan kinerja dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Hetifah menegaskan, kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, olahraga, riset, dan literasi harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi rakyat.
Karena itu, Komisi X DPR RI terus mendorong penguatan dialog dengan masyarakat, penyerapan aspirasi, hingga pengawasan terhadap program-program pemerintah agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Ia menilai pendidikan dan literasi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial.
Baca juga: Walikota Rahmad Masud Ajak Warga Balikpapan Jaga Tunas Bangsa di Era Digital pada Harkitnas 2026
Selain itu, Hetifah juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi masyarakat terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas akses informasi yang positif bagi masyarakat.
Pesan untuk Guru dan Generasi Muda
Dalam pesannya kepada para guru saat memperingati Harkitnas di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Hetifah mengajak seluruh pejuang pendidikan untuk menjadikan Harkitnas sebagai motivasi dalam terus berkontribusi bagi bangsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260521_Ketua-Komisi-X-DPR-RI-Hetifah-Sjaifudian.jpg)