Demo Kaltim 21 Mei
Walikota Samarinda Angkat Bicara soal Konten Viral Demo 215, Andi Harun: Itu Mengada-ada
Walikota Samarinda Andi Harun memberikan reaksi tegas dan blak-blakan setelah mencermati video tersebut usai diberitahu oleh stafnya
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Jagat media sosial di Samarinda, Kalimantan Timur tengah dihebohkan oleh sebuah konten TikTok yang diunggah akun @arsip_Politik.
Konten tersebut menarasikan adanya keterkaitan antara Walikota Samarinda, Andi Harun, dengan Aksi Demonstrasi 215 yang digelar oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gadjah Mada, Kamis (21/5/2026).
Dalam video tersebut, seorang massa aksi bapak-bapak berbaju putih dan bertopi Jawa tampak meneriakkan yel-yel diselah orasinya dengan mengatakan "Hidup Andi Harun!" yang kemudian disambut oleh massa lainnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Melanda Lok Bahu Samarinda, Api Berkobar di Pemukiman Padat
Konten itu juga menyisipkan potongan podcast dua aktivis (Irwanto dan Boni) yang berspekulasi mengenai adanya "pihak ketiga" yang sengaja memanfaatkan situasi politik di Kaltim saat ini terutama Gubernur Kaltim Rudy Masud yang sedang jadi perbincangan publik.
Menanggapi namanya diseret-seret, Orang nomor satu di Kota Tepian ini langsung memberikan reaksi tegas dan blak-blakan setelah mencermati video tersebut usai diberitahu oleh stafnya.
Andi Harun, secara langsung menyebut konten yang beredar di media sosial tersebut sebagai upaya penggiringan opini yang tidak sehat dan mengada-ada.
"Konten-konten yang mencoba membelokkan narasi itu tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaidah jurnalistik yang profesional, dan mengada-ada. Saya perhatikan secara sepintas, bahkan saya ulang dua-tiga kali, sepertinya memang ada orang di luar peserta aksi atau patut diduga penyusup, yang secara sadar dan sengaja melakukan engineering (rekayasa sosial)," ungkap Andi Harun pada Sabtu, (23/5/2026) sore.
Ia menilai teriakan tersebut bukan inisiatif murni dari massa, melainkan hasil pancingan pertanyaan dari oknum tertentu yang kemudian dijawab secara spontan oleh peserta aksi.
Politisi senior yang telah berkecimpung selama 30 tahun di dunia politik ini meminta publik untuk berpikir jernih dan menggunakan logika sederhana untuk melihat siapa dalang di balik layar.
"Satu sedikit pun saya tidak mendapatkan keuntungan dalam bentuk apa pun atas kegaduhan itu. Tidak mungkin saya melakukan hal seperti itu," tegasnya.
Andi Harun menduga kuat ada pihak yang sengaja menarik namanya agar terkesan dirinya selalu berhadapan atau bermusuhan dengan Gubernur Kaltim.
"Andaikan itu terjadi pada saya, tentu cara melakukan analisisnya adalah mencari siapa pihak yang paling potensial diuntungkan atas kegaduhan ini. Ini sangat sederhana, tidak perlu pakai ilmu tinggi-tinggi. Mari kita secara jernih menganalisis dan berpikir masing-masing." Ungkapnya.
Untuk menghindari spekulasi liar yang dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan, Andi Harun juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Gubernur Kaltim, Rudy Masud berjalan sangat baik dan profesional.
"Secara pribadi maupun dalam hubungan pemerintahan, saya tetap menaruh hormat kepada Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Rudy Mas'ud. Hubungan kami dalam konteks pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan lewat komunikasi yang efektif, saling menghormati, dan saling menghargai," jelasnya.
Walikota Samarinda juga menyampaikan imbauan keras kepada oknum-oknum yang mencoba menunggangi gerakan rakyat, sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat Kaltim:
| Charly Samarinda Viral saat Demo 215, Pengamen Jalanan Dapat Uang dari Massa Aksi |
|
|---|
| Rudy Mas’ud Temui Massa, APMK Desak Gubernur Kaltim Dukung Hak Angket |
|
|---|
| FOTO-FOTO: Aksi Ratusan Massa di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Lumpuh Total |
|
|---|
| Jalan Gajah Mada Lumpuh Total, Massa APMK Bakar Ban di Depan Kantor Gubernur Kaltim |
|
|---|
| Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Duduki Kantor Gubernur, Desak Bertemu Rudy Mas'ud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260523_Walikota-Samarinda-Andi-Harun.jpg)