Idul Adha 2026
Mengenal Tradisi Pawai Obor Samarinda, Warga Talangsari Regency Rajut Kebersamaan Iduladha 2026
Udara dingin Perumahan Talangsari Regency RT 31, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak hangat
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
Guratan senja baru saja meluruh ketika gema takbir mulai bersahut-sahutan dari pengeras suara Mushala Ar-Razzaq. Malam itu, Selasa (26/5/2026), udara dingin Perumahan Talangsari Regency RT 31, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak hangat oleh pendar cahaya kekuningan.
Ratusan obor bambu dinyalakan, menandai sebuah perayaan iman yang khidmat menjelang Hari Raya Iduladha.
Langkah kaki ratusan anak-anak, didampingi orang tua mereka, bergerak ritmis membelah kegelapan malam.
Menempuh rute yang melintasi Jalan Lavender 1, Lily 2, hingga memutari blok-blok Lavender lainnya, rombongan pawai obor ini berjalan tertib selama sekitar 30 menit.
Baca juga: Malam Takbiran di Balikpapan, Ruas Jalan Pasar Butun hingga Hotel Platinum Macet Parah
Di sepanjang jalan, malam kian hidup saat seorang warga melakukan atraksi api dengan obornya, memancing decak kagum dari tetangga yang sengaja berdiri di teras rumah demi menyaksikan tradisi ini.
Bagi warga Talangsari, pawai obor bukan sekadar tontonan visual atau luapan kegembiraan semata.
Di balik nyala apinya, ada keteguhan hati untuk menjaga tradisi dan memaknai pengorbanan di tengah situasi yang tak mudah.
Ketua RT 31, Eri Irawan, menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi saat ini sama sekali tidak menyurutkan langkah warga untuk memuliakan hari besar Islam. Kegotongroyongan justru menjadi jawaban atas pasang surutnya kondisi finansial.
"Alhamdulillah, sekitar 150 anak didampingi keluarganya ikut meramaikan pawai obor takbiran ini. Untuk Iduladha tahun ini, warga secara berkelompok bergotong royong menyumbangkan tiga ekor sapi, ditambah tiga ekor kambing dari kurban perorangan," ujar Eri dengan nada tegas dan penuh rasa syukur.
Eri menambahkan, persiapan menyambut hari raya telah dilakukan sejak sepekan lalu melalui kerja bakti membersihkan mushala.
Baca juga: Iduladha 2026 di Polresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy Sampaikan Pesan
Selepas pelaksanaan Salat Iduladha berjemaah pada Rabu 27 Mei 2026 pagi, warga juga akan menggelar tradisi silaturahmi ke rumah-rumah sebelum prosesi penyembelihan hewan kurban dimulai.
Melalui semangat Hari Raya Iduladha, kami ingin meningkatkan kualitas ibadah dan memupuk keikhlasan berkurban.
"Semoga lingkungan kami selalu aman, urusan pekerjaan dilancarkan, dan rezeki diluaskan," tegas Eri.
Walau situasi ekonomi belum sepenuhnya membaik. "Kekompakan warga membuat kami tetap bisa berkurban seperti tahun lalu," lanjut Eri.
Pesan tentang keteguhan di tengah badai ekonomi ini juga diamini oleh Hanif, salah seorang warga setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2026052_Iduladha-2026-di-Samarinda-Pawai-Obor.jpg)