Berita Balikpapan Terkini
Rupiah Melemah, e-Walk dan Pentacity Balikpapan Catat 1,2 Juta Pengunjung di Mei 2026
Kunjungan e-Walk dan Pentacity Balikpapan tetap stabil meski rupiah melemah terhadap dolar AS
Penulis: Ardiana | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ternyata belum memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan pusat perbelanjaan di Kota Balikpapan.
Kunjungan mall Balikpapan di e-Walk dan Pentacity Shopping Venue justru terpantau stabil di tengah melemahnya rupiah dan kekhawatiran terhadap penurunan daya beli masyarakat.
Di tengah kekhawatiran menurunnya daya beli masyarakat, okupansi pengunjung di dua pusat perbelanjaan tersebut justru terpantau stabil, bahkan mengalami peningkatan saat akhir pekan.
Untuk diketahui, total pengunjung e-Walk dan Pentacity selama April 2026 mencapai 1.355.000 orang.
Sedangkan pada periode 1 hingga 25 Mei 2026, jumlah kunjungan sudah menyentuh 1.284.000 orang.
Baca juga: Fruitcity Park Balikpapan Jadi Favorit Libur Idul Adha 2026, Tawarkan Wahana Anak dan Edukasi
Sementara itu, rata-rata kunjungan akhir pekan bahkan meningkat dari 65 ribu pengunjung pada April menjadi 70 ribu pengunjung selama Mei 2026.
Pengunjung Tetap Datang ke Mall
Public Relation e-Walk dan Pentacity Shopping Venue BSB, Rizka Fitriani mengatakan, pihaknya sempat khawatir kondisi ekonomi akan mempengaruhi aktivitas belanja masyarakat di mall.
Namun, hingga saat ini aktivitas pengunjung masih berjalan normal.
Bahkan, masyarakat tetap datang ke mall, terutama untuk mencari hiburan, kuliner, hingga mengikuti berbagai event keluarga yang rutin digelar.
"Jujur kita sempat khawatir juga dengan keadaan ekonomi sekarang takutnya berpengaruh sama daya beli masyarakat. Tapi, kalau secara garis besar normal-normal aja sih seperti biasanya," ungkapnya, Kamis (28/5/2026).
Baca juga: Gara-Gara Gadaikan Mobil Masih Kredit, Karyawan di Balikpapan Dipenjara 1,5 Tahun
Menurut Rizka, pola konsumsi masyarakat memang mulai berubah. Pengunjung cenderung lebih selektif dalam menentukan pengeluaran, tetapi aktivitas rekreasi bersama keluarga tetap menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan.
Tenant Kuliner Masih Paling Ramai
Selain itu, ia juga membeberkan, tenant makanan dan minuman masih menjadi sektor paling ramai di tengah kondisi ekonomi saat ini.
"Makanan tetap paling ramai. Orang-orang juga cari hiburan, makan di mall sekalian jalan-jalan dan nonton," tambahnya.
Baginya, fenomena ini menunjukkan masyarakat Kota Beriman kini lebih selektif dalam berbelanja, namun tak sepenuhnya menghentikan konsumsi.
"Orang-orang tetap beli sesuai kebutuhan. Mungkin sekarang lebih menyesuaikan lagi untuk spending-nya," pungkasnya. (*)
| Pemerintah Kota Balikpapan Perketat Pengawasan Destinasi Wisata Selama Libur Sekolah |
|
|---|
| Wahana Safety Indonesia Tawarkan Solusi Keselamatan Kerja Terintegrasi di IEE Series 2026 Balikpapan |
|
|---|
| Sakunta Warriors II 2026 Resmi Dibuka, Brimob Polda Kaltim Uji Ketangguhan Personel |
|
|---|
| Aksi Sosial Polwan Ditreskrimsus Polda Kaltim Bantu Warga Sepinggan Raya Balikpapan |
|
|---|
| Polisi Amankan Motor Balap Liar di Lamaru Balikpapan dan Panggil Orangtua Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260528_Kunjungan-Mall-E-walk-E-walk-Ewalk-Balikpapan.jpg)