Berita Balikpapan Terkini
Single Bermuda Jadi Lagu Pembesar Nama Nineteengoth di Samarinda
Salah satu musisi hip-hop Samarinda, Keybi, telah menelurkan beberapa karyanya lewat nama panggung "Nineteengoth"
Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Salah satu musisi hip-hop Samarinda, Keybi, telah menelurkan beberapa karyanya lewat nama panggung "Nineteengoth".
Di bawah nama tersebut, Keybi telah merilis karyanya di berbagai platform digital, baik single maupun kolaborasi bersama musisi lain.
Bahkan, namanya mulai banyak dikenal di kalangan penikmat musik underground Samarinda lewat lagu berjudul "Bermuda".
Single bernuansa emo rap itu perlahan menjadi anthem bagi anak-anak muda yang akrab dengan rasa hampa, tekanan hidup, hingga keresahan generasi sekarang.
Bagaimana tidak, lagu berdurasi sekitar dua menit tiga puluh detik itu bercerita tentang keputusasaan dan rasa kehilangan arah dalam hidup.
Tak ayal, lagu ini hampir selalu dibawakan saat tampil di panggung.
Baca juga: Grup Musik Asal Kota Samarinda U Good Dog Siapkan Single Baru, Angkat Tema Keresahan Jiwa
"Kayak kamu udah nyoba banyak hal tapi rasanya gini-gini aja. Dunia terasa hitam putih," ungkapnya, Sabtu (30/5/2026).
Menariknya, Bermuda sebenarnya sudah direkam sejak 2024. Namun Keybi sempat ragu merilisnya karena merasa lagu tersebut terlalu personal.
Namun, pada 2025 lalu, lagu tersebut resmi dirilis di seluruh platform digital seperti Spotify, Apple Music, hingga YouTube Music. Bahkan, video klipnya menyusul dirilis awal tahun 2025.
"Sampai sekarang, Bermuda itu jadi single yang paling banyak dikenal penonton. Makanya juga sering dibawain di banyak panggung," jelasnya.
Untuk diketahui, musisi perantauan asal Padang memulai perjalanannya di dunia musik sejak 2019 lalu.
Saat itu, ia masih sering menghabiskan waktu di warnet sambil mendengarkan musik dari rapper luar negeri seperti $uicideboy$, Lil Peep, hingga XXXTENTACION.
Dari sana, ia mulai tertarik dengan musik yang menyampaikan emosi dan pengalaman hidup secara jujur.
"Aku tuh dulu sering nulis perasaan di buku. Pas dengar mereka bawain emosi lewat lagu, aku jadi kepikiran buat nyampein ceritaku juga lewat musik," tambahnya.
Menariknya, nama Nineteengoth sendiri memiliki arti personal. Angka 19 diambil dari tanggal lahirnya, 19 Juni, sementara “goth” berasal dari ketertarikannya terhadap kultur dan gaya gothic.
Tak ayal, musik yang ia bawakan banyak mengangkat tema emosional, pandangan hidup, ketidaknyamanan terhadap situasi sekitar, hingga keresahan yang dekat dengan kehidupan Gen Z. Lengkap dengan warna genre yang cukup beragam, mulai dari emo rap, EDM trap hingga pop punk.
Baca juga: Grup Musik Stealth Asal Tenggarong jadi Band Melodic Hardcore, Suarakan Spiritual Hollow Shell
Meski mulai membuat musik sejak 2019, perjalanan Keybi sempat terhenti ketika ia bekerja di sebuah pabrik di Bogor pada 2024. Saat itu, ia mengaku nyaris meninggalkan dunia musik karena sibuk bekerja.
Namun semuanya berubah ketika seorang temannya mengajak dirinya pindah ke Samarinda dan kembali serius menekuni hip-hop.
"Akhirnya aku nekat ke Samarinda. Dari situ kami bikin kolektif Broken Soldier Hotline dan mulai serius lagi di musik," pungkasya. (*)
| Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan Segera Ditata, Kemendag Sarankan Maksimal Dua Lantai |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Soroti Proyek Molor 2025, Yono: Banyak Belum Maksimal |
|
|---|
| Warga Balikpapan Utara Terbangun Tengah Malam karena Teriakan Banjir: Air Masuk Jam 12 Malam |
|
|---|
| Rupiah Melemah, e-Walk dan Pentacity Balikpapan Catat 1,2 Juta Pengunjung di Mei 2026 |
|
|---|
| Open Ship KRI Teluk Kupang-519 Diserbu Warga Balikpapan, Anak-anak Antusias Lihat Kapal Perang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260530-Single-Bermuda-Jadi-Lagu-Pembesar-Nama-Nineteengoth.jpg)