Minggu, 31 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Kemendikdasmen Beri Lampu Hijau, 7 Sekolah Samarinda Masuk Program Revitalisasi

Tujuh sekolah di Samarinda mendapat lampu hijau awal Program RAPID Kemendikdasmen dari puluhan sekolah yang diusulkan

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Raynaldi Paskalis
USULAN RAPID SEKOLAH - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, menyebut sejumlah sekolah di Kota Samarinda telah diajukan dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (RAPID) yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dari puluhan sekolah yang diusulkan, tujuh sekolah telah mendapat persetujuan awal untuk diproses lebih lanjut. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Samarinda mengusulkan puluhan sekolah masuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (RAPID).
  • Sebanyak 7 sekolah mendapat persetujuan awal dari Kemendikdasmen, terdiri dari 4 SD dan 3 SMP.
  • Besaran bantuan masih menunggu verifikasi pusat dan bergantung pada kemampuan anggaran kementerian.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda tengah berupaya untuk mendapatkan bantuan dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (RAPID) yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Berdasarkan laporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, puluhan sekolah telah diusulkan untuk masuk dalam program nasional ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, mengungkapkan bahwa usulan tersebut saat ini sedang berproses di kementerian.

"Oh yang RAPID, ya sekarang ada beberapa sekolah yang sudah disetujui tapi ini kan masih terus dalam pembahasan kementerian," ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Tujuh Sekolah Dapat Lampu Hijau Awal

Ibnu merincikan bahwa dari puluhan sekolah yang diusulkan, saat ini sudah ada tujuh sekolah yang mendapat lampu hijau awal dari kementerian, terdiri dari empat Sekolah Dasar (SD) dan tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca juga: Lapas Narkotika Samarinda Perketat Pintu Utama Pakai 2 Cara agar Barang Haram tak Bisa Masuk 

Bahkan, kata dia, para kepala sekolah dari sekolah yang lolos baru saja kembali dari Jakarta usai mengikuti proses tindak lanjut bersama pihak kementerian.

Meski usulan yang diajukan mencakup banyak sekolah di Samarinda, Ibnu mengakui bahwa realisasinya sangat bergantung pada anggaran pusat.

"Cuma yang direvitalisasi kan tergantung kemampuan keuangan kementerian juga," sebutnya.

Berdasarkan data Disdikbud Samarinda, untuk jenjang SMP sebenarnya ada sekitar 36 sekolah yang diajukan, namun baru tiga sekolah yang berhasil lolos tahap awal.

Beberapa di antaranya yang ia ingat adalah SMP 2 Samarinda, SMP 37 Samarinda, dan satu sekolah swasta Muhammadiyah.

Baca juga: Ratusan Bubuhan Laung Kuning Banjar Berkumpul di Samarinda, Jaga Adat di Tengah Modernisasi

Sementara untuk jenjang SD, dari 15 sekolah yang diusulkan, baru empat sekolah yang disetujui untuk diproses lebih lanjut.

Besaran Bantuan Ditentukan Pemerintah Pusat

Ibnu juga menjelaskan mengenai status perbaikan dalam program ini.

Menurutnya, RAPID bukan termasuk kategori rehabilitasi besar untuk sekolah-sekolah dengan kondisi khusus seperti terdampak banjir atau mengalami kerusakan berat.

Proses pengajuan ketujuh sekolah tersebut dipastikan sudah berjalan, namun penentuan nominal bantuan serta poin kerusakan yang akan diakomodasi sepenuhnya menjadi kewenangan tim pusat setelah melakukan verifikasi fisik.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved