Berita Kaltim Terkini
Daftar 7 Provinsi dengan Pengeluaran Bukan Makanan Terbanyak, Kaltim Nomor 3!
Berikut provinsi di Indonesia dengan pengeluaran bukan makanan tertinggi, Kalimantan Timur masuk 3 besar.
Ringkasan Berita:
- Data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional September 2025 menunjukkan DKI Jakarta menjadi provinsi dengan rata-rata pengeluaran bukan makanan tertinggi di Indonesia
- Kalimantan Timur menempati peringkat ketiga nasional dengan rata-rata pengeluaran bukan makanan mencapai Rp 1,215 juta per kapita per bulan pada 2025
- Pengeluaran bukan makanan mencakup kebutuhan perumahan, pakaian, transportasi, pendidikan, kesehatan, barang tahan lama, pajak, asuransi, hingga kebutuhan sosial
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut provinsi di Indonesia dengan pengeluaran bukan makanan tertinggi, Kalimantan Timur masuk 3 besar.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025, terdapat sejumlah provinsi yang mencatat rata-rata pengeluaran bukan makanan per kapita per bulan jauh di atas rata-rata nasional.
Provinsi Kalimantan Timur berhasil menempati posisi ketiga tertinggi di Indonesia.
Data tersebut menjadi gambaran bagaimana masyarakat membelanjakan pendapatannya tidak hanya untuk kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan lain yang menunjang kualitas hidup, mulai dari tempat tinggal, pendidikan, transportasi, hingga berbagai barang dan jasa lainnya.
Baca juga: 5 Daerah dengan Pengeluaran Laki-laki Paling Rendah di Kaltim, Selisihnya Jauh dari Bontang
BPS mencatat rata-rata pengeluaran bukan makanan nasional pada September 2025 mencapai Rp 780.042 per kapita per bulan.
Angka ini sedikit meningkat dibandingkan September 2024 yang berada di angka Rp 779.528 per kapita per bulan.
Apa Itu Pengeluaran Makanan dan Bukan Makanan?
Dalam publikasi resmi BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan merupakan rata-rata konsumsi seluruh anggota rumah tangga yang dihitung per orang dalam satu bulan.
Pengeluaran makanan mencakup berbagai kebutuhan konsumsi sehari-hari seperti padi-padian, umbi-umbian, ikan, udang, cumi-cumi, kerang, daging, telur, susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, minyak, kelapa, bahan minuman, bumbu-bumbuan, makanan jadi hingga rokok dan tembakau.
Sementara itu, pengeluaran bukan makanan mencakup kebutuhan selain pangan.
Kelompok ini meliputi biaya perumahan, fasilitas rumah tangga, aneka barang dan jasa, pakaian, alas kaki, tutup kepala, barang tahan lama, pajak, pungutan, asuransi, hingga keperluan pesta dan upacara atau kenduri.
BPS menjelaskan bahwa penghitungan konsumsi makanan menggunakan pendekatan konsumsi atau consumption approach. Artinya, yang dicatat adalah makanan, minuman, dan rokok yang benar-benar dikonsumsi anggota rumah tangga selama seminggu terakhir.
Sedangkan untuk barang bukan makanan dan barang tahan lama digunakan pendekatan penyerahan barang atau delivery approach, yakni nilai barang dicatat ketika barang tersebut telah diterima oleh rumah tangga.
Data tersebut diperoleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 yang dilaksanakan BPS di seluruh wilayah Indonesia.
Kaltim Masuk Tiga Besar Nasional
Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah dengan rata-rata pengeluaran bukan makanan tertinggi di Indonesia.
| Ridwan Tassa Terpilih Jadi Ketua periode 2026–2031 di Muswil IX KKSS Kaltim |
|
|---|
| Gelar Musorprov 3 Juni di Kadrie Oening Tower, KONI Kaltim Bidik Fondasi Generasi Emas |
|
|---|
| Ujung Tombak Berburu Atlet Sejak Dini, Dispora dan KONI Kaltim Perkuat Peran Guru Olahraga |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Pemerintah Hantam Perhotelan Kaltim, Okupansi Hotel Sempat Terkoreksi Tajam |
|
|---|
| Buka Muswil KKSS Kaltim, Andi Harun Wanti-wanti Pengurus: Jangan Pakai Uang demi Kejar Jabatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260601_shopping.jpg)