Berita Kukar Terkini
Inilah Nasib Program RT Ku Terbaik di Tengah Terbatasnya Anggaran Pemkab Kukar
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian dalam pengelolaan anggaran agar program prioritas
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan seluruh program dedikasi Kukar Idaman Terbaik tetap akan dijalankan meski kondisi fiskal daerah saat ini mengalami tekanan akibat rendahnya transfer dana dari pemerintah pusat.
Demikian dibeberkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono kepada TribunKaltim.co pada Selasa (2/6/2026) di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Sampai Juni 2026, realisasi transfer pusat ke daerah disebut baru mencapai sekitar 23 persen.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian dalam pengelolaan anggaran agar program prioritas tetap dapat terlaksana.
Baca juga: Anggaran Terbatas, Persiapan Sambo Kukar Menuju Porprov Kaltim 2026 Belum Optimal
Sunggono mengatakan salah satu program yang dipastikan tetap berjalan adalah Program RT Ku Terbaik yang kini tengah memasuki tahap akhir penyusunan regulasi.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program-program yang telah dirancang, meski realisasinya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Artinya kalau sekarang program itu kita akan laksanakan, ya kita akan laksanakan. Tapi mungkin bertahap sesuai dengan kemampuan-kemampuan daerah yang ada,” jelas sunggono, Selasa (2/6/2026).
Program RT Ku Terbaik merupakan pengembangan dari program bantuan RT sebelumnya.
Dalam skema baru, bantuan yang diterima setiap RT meningkat dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta per tahun.
Kenaikan anggaran tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan berbasis lingkungan serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT.
Sunggono menyebut saat ini program tersebut hampir memasuki tahap pelaksanaan setelah proses regulasi selesai dilakukan.
“Sudah mau going ini, karena kemarin kan masih diregulasi. Sudah mau going ini,” ujarnya.
Pemkab Kukar juga menargetkan seluruh program dedikasi dapat mulai berjalan tahun ini sesuai target kinerja pemerintah daerah.
“Ya targetnya kalau sesuai dengan kinerja pemerintah daerah ya harus tahun ini sudah jalan semuanya,” lanjutnya.
Meski begitu, ia mengakui kondisi fiskal saat ini berdampak terhadap percepatan pelaksanaan sejumlah program pembangunan.
Baca juga: Respons Menkeu Purbaya terkait Sapi Kurban Prabowo yang Gunakan APBN dengan Anggaran Rp 100 Miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260406_Sekretaris-Daerah-Sekda-Kukar-Sunggono-SPPG-Ditutup-Sementara.jpg)