Jumat, 5 Juni 2026

Berita Penajam Terkini

3 Keunggulan Program Sekolah Inovasi Desa di Penajam Paser Utara, Gandeng Kampus UGM

Setelah berjalan selama satu tahun, desa-desa peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam memetakan

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
SEKOLAH INOVASI DESA - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang ungkapkan, Program Sekolah Inovasi Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Sekolah Pascasarjana UGM mulai memberi dampak bagi desa-desa peserta, Rabu (3/6/2026). Melalui program ini, desa didorong untuk memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa maupun Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi lokal Penajam Paser Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Program Sekolah Inovasi Desa yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai membuahkan hasil nyata.

Setelah berjalan selama satu tahun, desa-desa peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam memetakan serta memaksimalkan potensi wilayah masing-masing.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang, menegaskan bahwa pembangunan desa saat ini tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik.

Baca juga: Sekolah Inovasi Desa di Penajam Paser Utara, Perkuat Koperasi Merah Putih demi Ekonomi Lokal

Penguatan inovasi dan identitas wilayah harus menjadi pilar utama pembangunan modern.

3 Keunggulan Program Sekolah Inovasi Desa di PPU

Secara sistematis, berikut adalah 3 keunggulan utama dari Program Sekolah Inovasi Desa di Penajam Paser Utara:

1. Kurikulum Komprehensif Berbasis Penguatan Branding dan Identitas Desa

Program ini memberikan ruang bagi aparatur desa untuk merancang inovasi yang presisi, sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan riil masyarakat.

Salah satu materi fundamental yang diajarkan adalah pentingnya membangun branding desa.

Melalui keunggulan ini, setiap desa diarahkan untuk memiliki ciri khas atau ikon unik yang membedakannya dengan wilayah lain.

 Sehingga arah pengembangan ekonomi dan pariwisatanya menjadi lebih jelas dan terukur.

2. Pendampingan Langsung oleh Kolaborasi Akademisi dan Praktisi

Tidak hanya dibekali teori dari akademisi kelas dunia, para perangkat desa juga mendapatkan bimbingan langsung dari para praktisi berpengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat serta pengembangan produk.

Kolaborasi ini didukung oleh ekosistem pembelajaran digital yang matang, mulai dari penyediaan kurikulum terstruktur, website pendukung, hingga akses komunikasi intensif dengan para pakar yang siap bertindak sebagai mitra strategis desa.

3. Optimalisasi Lembaga Ekonomi Lokal sebagai Motor Penggerak Utama

Keunggulan konkret dari program ini adalah fokusnya pada penguatan kelembagaan ekonomi tingkat tapak.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved