Berita Kubar Terkini
Bupati Kutai Barat Optimistis Deraya, Tanjung Soke dan Gerunggung Keluar dari Status Tertinggal
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) optimistis tiga kampung di Kecamatan Bongan, yakni Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung dibangunkan jalan
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) optimistis tiga kampung di Kecamatan Bongan, yakni Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung, dapat segera keluar dari status kampung tertinggal seiring adanya percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Hal itu disampaikan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam konferensi pers terkait publikasi penanganan ruas jalan menuju kampung tertinggal melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud beserta jajaran Pemprov Kaltim yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Kutai Barat, khususnya melalui rencana rekonstruksi Jalan Bongan-Gerunggung.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Timur beserta seluruh jajaran atas dukungan yang diberikan dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kutai Barat," ujar Frederic Edwin, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Usai Terima Bantuan BNPB, Bupati Kubar Optimis Pemulihan Warga Terdampak Bencana Lebih Cepat
Ia menjelaskan, hingga tahun 2026 masih terdapat tiga kampung berstatus tertinggal di Kecamatan Bongan, yakni Kampung Deraya, Kampung Tanjung Soke, dan Kampung Gerunggung.
Sementara Kampung Lemper telah meningkat statusnya menjadi kampung berkembang sejak 2025.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kutai Barat tahun 2025, jumlah penduduk di empat kampung yang berada dalam satu koridor jalan tersebut mencapai 759 jiwa.
Menurut Frederick, pembangunan akses jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan Surat Keputusan Jalan Kabupaten Tahun 2022, ruas jalan yang menghubungkan Jalan Nasional Trans Kalimantan menuju Bukit Harapan, Kilometer 88, Lemper, Deraya, Tanjung Soke hingga Gerunggung memiliki panjang sekitar 45 kilometer.
Sejak 2017 hingga 2025, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah melakukan penanganan ruas jalan tersebut melalui kegiatan rekonstruksi sepanjang 8,25 kilometer, pembangunan satu unit Jembatan Bailey, serta sejumlah jembatan darurat yang menghubungkan 12 titik sungai dan anak sungai dengan total anggaran mencapai Rp69,57 miliar.
Pada tahun 2026, Pemkab Kutai Barat kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan beton sepanjang dua kilometer yang akan disinkronkan dengan program penanganan jalan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Saat ini kondisi ruas jalan menuju tiga kampung tertinggal tersebut terdiri dari jalan aspal dan beton sepanjang 10,17 kilometer, sedangkan sisanya sepanjang 34,83 kilometer masih berupa jalan tanah.
Untuk mempercepat pembangunan, Pemkab Kutai Barat telah mengusulkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun bantuan keuangan.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Pemprov Kaltim. Pada pembahasan penyesuaian belanja infrastruktur pelayanan publik tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada 19 Mei 2026, disepakati penanganan ruas Jalan Bongan-Gerunggung melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur.
Rencananya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan menangani pembangunan jalan berupa konstruksi aspal sepanjang 19,2 kilometer dan agregat sepanjang 14,8 kilometer pada ruas Trans Kalimantan-Kilometer 88-Lemper-Deraya-Tanjung Soke-Gerunggung.
| Sempat Terpisah dari Keluarga, Balita 3 Tahun di Melak Kubar Kembali ke Pelukan Orangtuanya |
|
|---|
| Brigif 85/BTC Siapkan 1.400 Hektare Lahan, Kutai Barat Kembangkan Industri Farming |
|
|---|
| Listrik di Melak Padam 5 Jam, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan hingga Pukul 15.00 WITA |
|
|---|
| 3 Kampung Tertinggal di Kubar Segera Terhubung Jalan Baru, Pemprov Kaltim Turun Tangan |
|
|---|
| Polres Kubar Ungkap 32,9 Gram Sabu dan Amankan Pelaku di Rumahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260607-Bupati-Kutai-Barat-Frederick-Edwin.jpg)