Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Helmi Abdullah Dideklarasikan Maju Pilwali Samarinda 2029, Ini Alasan Gerindra Bergerak Dini

Gerindra Samarinda resmi mendeklarasikan Helmi Abdullah sebagai bakal calon wali kota meski Pilkada 2029 masih tiga tahun lagi

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Raynaldi Paskalis
CALON WALIKOTA - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda sekaligus Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menjadi narasumber dalam program talkshow Tribunkaltim.co di Samarinda, Senin (8/6/2026). Helmi Abdullah resmi dideklarasikan DPC Partai Gerindra Kota Samarinda sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda untuk Pilwali 2029. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

Ringkasan Berita:
  • DPC Gerindra Samarinda mendeklarasikan Helmi Abdullah sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda 2029.
  • Deklarasi disebut merupakan hasil proses konsolidasi dan pembenahan partai selama hampir satu tahun.
  • Helmi mengaku telah mengantongi dukungan dari elite Gerindra tingkat provinsi hingga pusat.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pilwali Samarinda 2029 mulai menjadi perbincangan meski pelaksanaannya masih tiga tahun lagi. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda sekaligus Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, resmi dideklarasikan sebagai bakal calon Walikota dalam rapat konsolidasi DPC Partai Gerindra Kota Samarinda di Hotel Harris Samarinda, Jumat (5/6/2026).

Langkah tersebut menjadi sorotan karena dilakukan jauh sebelum tahapan Pilkada dimulai. Namun, Helmi Abdullah menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukanlah keputusan yang muncul secara tiba-tiba.

"Nah kalau bicara wacana-wacana itu sebenarnya perjalanannya panjang itu sebenarnya, tidak muncul tiba-tiba sehari dua hari atau sebulan, panjang sekali perjalanannya itu. Kalau saya mau runut itu kurang lebih satu tahun lah," ungkapnya dalam program Talkshow Tribunkaltim.co, Senin (8/6/2026).

Berawal dari Evaluasi Struktur Partai

Helmi bercerita, proses tersebut berawal dari evaluasi internal partai pasca Pemilu 2024.

Baca juga: Sebelum Dadan Ditangkap, Daftar Yayasan Mitra MBG Terafiliasi Parpol dan Pejabat, Ada di Samarinda

Menurutnya, setelah pesta demokrasi berakhir, aktivitas organisasi mengalami penurunan sehingga diperlukan langkah untuk menghidupkan kembali mesin partai.

Atas dasar itu, DPC Gerindra Samarinda menggelar rapat kerja koordinasi cabang untuk menginventarisasi kembali kekuatan organisasi mulai dari tingkat DPC, PAC kecamatan, ranting hingga anak ranting di tingkat RT.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam kelengkapan struktur organisasi.

"Nah ternyata pada saat itu setelah kita mengadakan pertemuan-pertemuan itu ternyata banyak yang tidak lengkap," ujarnya.

Berbekal temuan tersebut, Gerindra Samarinda mulai melakukan aktivasi dan pembenahan organisasi secara bertahap.

Baca juga: Jagokan Brasil di Piala Dunia 2026, Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah Berencana Gelar Nobar

"Nah akhirnya sudah kita coba aktivasi lagi," katanya.

Kader Dorong Figur Internal

Di tengah proses konsolidasi tersebut, muncul aspirasi dari kader agar Gerindra mulai mempersiapkan figur penerus untuk Pilwali Samarinda mendatang.

Apalagi, Walikota Samarinda Andi Harun yang merupakan kader Gerindra dipastikan tidak dapat kembali maju karena telah menjabat selama dua periode.

Kader kemudian mendorong agar sosialisasi partai sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan figur internal yang dinilai memiliki kapasitas melanjutkan kepemimpinan Gerindra di Samarinda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved