Jumat, 12 Juni 2026

Berita Penajam Terkini

3 Efek Positif dari Event Lomba Balap Perahu Bagi Warga Desa Babulu Laut Penajam Paser Utara

Rangkaian acara dibuka di area ikonik Jembatan Merah Putih sebelum bergeser ke wilayah perairan desa pesisir

Tayang:
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Budi Susilo
HO/Polres PPU
LOMBA PERAHU PPU - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar agenda kemitraan masyarakat berupa lomba balap perahu dan aksi peduli lingkungan di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Kamis (11/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 untuk mempererat hubungan Polri dan masyarakat;
  • Kapolres PPU menekankan pentingnya sportivitas, keselamatan, dan pelestarian ekosistem pesisir;
  • Polres Penajam Paser Utara menyelenggarakan lomba balap perahu dan penanaman mangrove di Desa Babulu Laut.

 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar agenda kemitraan masyarakat berupa lomba balap perahu dan aksi peduli lingkungan di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan taktis ini dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, serta dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres, unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan ratusan warga setempat.

Rangkaian acara dibuka di area ikonik Jembatan Merah Putih sebelum bergeser ke wilayah perairan desa pesisir tersebut.

Baca juga: Lomba Perahu Panjang dalam HUT ke 69 Berau, Bagian Budaya Lokal

3 Efek Adanya Lomba Balap Perahu

Informasi yang digali oleh TribunKaltim.co, pelaksanaan agenda besar ini terbukti memberikan dampak signifikan. 

Berikut adalah 3 efek adanya lomba balap perahu dan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara bagi Desa Babulu Laut:

1. Penguat Solidaritas dan Ruang Silaturahmi Antarwarga Pesisir

Lomba balap perahu tradisional ini secara instan bertransformasi menjadi ruang interaksi sosial yang sehat.

Kepala Desa Babulu Laut, Sahudi, menegaskan bahwa efek paling mendasar dari kompetisi ini adalah pulihnya ruang silaturahmi yang mampu mempererat ketahanan sosial dan persaudaraan antarwarga lintas kampung, di samping menjadi ajang adu ketangkasan di atas air.

2. Mengikis Jarak dan Memperkuat Kepercayaan Publik terhadap Polri

Kehadiran jajaran kepolisian yang membaur dengan masyarakat pesisir memberikan efek psikologis yang positif.

Melalui pendekatan yang humanis dan inklusif, kegiatan ini berhasil mengikis sekat birokrasi antara aparat dan sipil. 

Langkah ini selaras dengan misi penegakan hukum yang Presisi, di mana Polri menempatkan diri sebagai pelindung dan pengayom yang dekat dengan basis massa.

3. Stimulus Proteksi Ekologi Pesisir Melalui Penanaman Mangrove

Efek jangka panjang yang tidak kalah penting adalah dampak ekologis.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved