Jumat, 12 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

Kisah Danlanal Balikpapan Dukung Timnas Belanda pada Piala Dunia 2026

Setiap sore, ia bersama teman-temannya bermain bola di lapangan alun-alun yang berada di depan pendopo dan masjid kabupaten

Tayang:
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/Dwi Ardianto
CINTA SEPAKBOLA - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Balikpapan Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono. Ia ternyata memiliki kisah panjang sebagai pecinta sepak bola yang dimulai sejak masa kecilnya di Jember, Jawa Timur.  (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)   

Ringkasan Berita:
  • Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono menyatakan dukungannya untuk tim nasional Belanda di Piala Dunia 2026
  • Kecintaan Danlanal Balikpapan terhadap sepak bola bermula sejak masa kecilnya di Jember
  • Lanal Balikpapan berencana menggelar acara nonton bareng di Gedung Pantheon untuk mempererat hubungan dengan masyarakat
  • Topan Agung Yuwono mengidolakan filosofi Total Football dan pemain legendaris Marco van Basten

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa. Di tengah euforia pesta sepak bola terbesar dunia itu, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Balikpapan Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono ternyata memiliki kisah panjang sebagai pecinta sepak bola yang dimulai sejak masa kecilnya di Jember, Jawa Timur.

Kecintaan Topan terhadap sepak bola tumbuh dari lingkungan tempat ia dibesarkan.

Setiap sore, ia bersama teman-temannya bermain bola di lapangan alun-alun yang berada di depan pendopo dan masjid kabupaten.

"Saya suka sepak bola sudah dari kecil. Kebetulan orang tua juga suka. Saya besar di Jember, dekat rumah ada alun-alun besar. Tiap sore kami main bola di sana," ujarnya kepada tribunkaltim.co, Jumat (12/6/2026). 

Kenangan menonton Piala Dunia juga masih membekas kuat dalam ingatannya. Saat itu, televisi belum dimiliki setiap rumah sehingga warga kampung berkumpul untuk menyaksikan pertandingan bersama-sama.

"Saya mulai benar-benar mengikuti Piala Dunia sekitar tahun 1990. Dulu nontonnya ramai-ramai satu kampung. Ada TV tabung besar milik warga yang lebih mampu, kemudian kami berkumpul di balai RT untuk menonton bersama," kenangnya.

Baca juga: Nonton Piala Dunia 2026 Bareng Polisi, Polda Kaltim Siapkan Nobar hingga Tingkat Polsek

Sejak saat itu, satu tim nasional berhasil merebut hatinya hingga sekarang, yakni Belanda.

Menurutnya, pesona sepak bola Belanda era akhir 1980-an dan awal 1990-an sangat sulit dilupakan. Filosofi Total Football yang atraktif membuat dirinya jatuh cinta pada permainan tim berjuluk The Oranje tersebut.

"Dari dulu sampai sekarang saya dukung Belanda. Waktu itu mereka terkenal dengan Total Football. Permainannya cair, menyerang, atraktif dan enak ditonton," katanya.

Ia masih hafal deretan pemain legendaris Belanda yang menjadi idolanya seperti Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Ronald Koeman hingga Marco van Basten.

Di antara nama-nama besar tersebut, Van Basten menjadi pemain favoritnya sepanjang masa.

"Marco van Basten itu luar biasa. Badannya tinggi tapi gesit, body balance-nya bagus. Sayangnya kariernya terganggu cedera parah sehingga harus pensiun di usia yang masih muda," tuturnya.

Meski Belanda hingga kini belum mampu menambah gelar juara dunia, loyalitas Topan tidak pernah berubah.

"Saya sering dibully teman-teman karena dukung tim yang katanya tidak pernah juara dunia. Tapi ya tetap Belanda sampai sekarang," ujarnya sambil tertawa.

Menjelang Piala Dunia 2026, Topan mengaku optimistis dengan peluang Belanda. Ia bahkan menyebut sejumlah analis menjagokan tim Oranje sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved