Kebakaran di Samarinda Seberang
Dua Kali Kebakaran dalam Satu Hari, Belasan Rumah di Samarinda Seberang Terdampak
Dua kali kebakaran dalam satu hari, belasan rumah di Samarinda Seberang terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amalia Husnul A
Ringkasan Berita:
- Dua kebakaran melanda permukiman Samarinda Seberang.
- Belasan bangunan terdampak, nihil korban jiwa.
- Kebakaran pertama di Gunung Panjang cepat menjalar.
- Kebakaran kedua di Mesjid hanguskan lima unit bangunan.
- Penyebab api dalam kedua insiden masih diselidiki.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah kebakaran melanda dua kawasan permukiman padat di Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, ibukota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam satu hari, Rabu (17/6/2026).
Dalam dua kali kebakaran di kawasan Samarinda Seberang ini, sedikitnya belasan bangunan terdampak dan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal.
Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa kebakaran di Samarinda Seberang tersebut.
Baca juga: Sedang Tidur Saat Kebakaran, Warga Samarinda Seberang Ini Hanya Sempat Selamatkan Baju
Kebakaran Pertama
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 07.05 Wita di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Panjang, tepat di samping SPBU Gunung Lipan.
Api diduga pertama kali muncul dari sebuah rumah kayu sebelum dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.
Ketua RT setempat, Imam, mengatakan api pertama kali terlihat berasal dari salah satu rumah bangsalan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
"Awalnya dari rumah bangsalan. Persis kenapa bisa terbakar saya kurang tahu," ujarnya.
Material bangunan yang didominasi kayu serta akses jalan yang sempit membuat kobaran api cepat membesar dan menyulitkan petugas pemadam kebakaran maupun relawan mencapai titik api.
Salah seorang korban, Musrohim (33), mengaku sedang tertidur saat kebakaran terjadi. Ia baru terbangun setelah merasakan hawa panas dari kobaran api yang mulai mendekati rumahnya.
"Awalnya saya lagi tidur. Pas bangun, api sudah besar dari bagian tengah menuju ke tempat saya," katanya.
Musrohim sempat berusaha menyelamatkan beberapa barang miliknya. Namun, kobaran api yang semakin membesar membuatnya tidak dapat kembali masuk ke dalam rumah.
"Saya sempat ambil baju. Mau masuk lagi sudah tidak bisa karena api sudah besar," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, hampir seluruh harta bendanya hangus terbakar. Hanya beberapa potong pakaian yang berhasil diselamatkan.
Sementara itu, petugas SPBU Gunung Lipan, Ipan Demek (40), mengatakan tidak mendengar adanya suara ledakan sebelum kebakaran terjadi.
| 5 Bangunan Terbakar di Samarinda Seberang, Warga Sempat Dengar Ledakan dari Lantai Atas |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kebakaran Lagi di Samarinda Seberang, Api Tak Terkendali di Gang Sempit |
|
|---|
| Sedang Tidur Saat Kebakaran, Warga Samarinda Seberang Ini Hanya Sempat Selamatkan Baju |
|
|---|
| Detik-detik Warga Lolos dari Kebakaran di Samarinda Seberang, Terbangun karena Hawa Panas |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kebakaran di Kawasan Gunung Panjang Samarinda Seberang, Dekat SPBU Gunung Lipan |
|
|---|