Selasa, 21 April 2026

SDN 007 Lempake Samarinda Banjir Lumpur

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda M Choirul Huda, mengatakan tambang telah merusak berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat di Samarinda.

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Sumarsono
zoom-inlihat foto SDN 007 Lempake Samarinda Banjir Lumpur
tribunkaltim/doan
Banjir lumpur di Samarinda
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda M Choirul Huda, mengatakan tambang telah merusak berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat di Samarinda. Bukan hanya lingkungan bahkan lingkungan pun kini sudah mulai terusik.

Hal itu dikatakan usai meninjau langsung kondisi SDN 007 Lempake. Ia menuturkan, siswa kelas VI langsung menyampaikan aspirasinya begitu mengetahui yang datang adalah anggota DPRD.

"Bayangkan saja, waktu saya datangi kelas VI saya tanya apa keluhannya. Dijawab, kenapa pejabat tidak ada yang menjenguk kami sudah begini (3 bulan terendam lumpur) keadaannya, Pak. Itu bahasa keluguan anak-anak," kata Huda.

Ia menegaskan bahwa ini adalah akibat aktifitas tambang dan perumahan yang ada di sekitar sekolah. Ia kembali menegaskan bahwa hal ini harus segera mendapat tanggapan dan Dinas Pendidikan Samarinda dan juga perusahaan tambang.

"Perusahaan tambang maupun Disdik harus peduli. Langsung melihat kondisi karena sekolah yang rusak bukan hanya itu. Banyak lagi. Jangan ada diskriminasi terhadap sekolah, sekolah pinggiran juga perlu mendapat fasilitas dan perhatian," kata Huda.

Perusahaan juga diminta untuk memperhatikan dampak lingkungan serta dampak sosial yang ada. Ia juga meminta kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Dan Dinas Pertambangan Samarinda agar segera mengambil tindakan terhadap kejadian ini.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved