Minggu, 26 April 2026

Banjir FKIP Unmul Samarinda Jadi Perhatian Alumni

"Dengan berbagai profesi alumni yang ada, artinya tidak hanya menjadi guru maka kita harapkan ikatan alumni dan almamater tetap terjalin.

Penulis: Doan E Pardede |
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Para alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul dari berbagai angkatan mengadakan Reuni Akbar, Sabtu (6/42013). Berbagai acara diadakan, mulai dari jalan sehat di pagi hari, pemeriksaan kesehatan dan malamnya acara ramah tamah di GOR 27 September Unmul.


Tampak hadir dalam acara Rektor Unmul Zamruddin Hasid dan Kepala Dinas Pendidikan Samarinda Ibnu Araby (angkatan 86)


Ketua Panitia acara, Rusman Yakub yang juga anggota DPRD Kaltim mengatakan, tujuan pertemuan ini adalah untuk mengkonsolidasikan semua potensi alumni FKIP Unmul yang sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim bahkan di luar Kaltim.


"Dengan berbagai profesi alumni yang ada, artinya tidak hanya menjadi guru maka kita harapkan ikatan alumni dan almamater tetap terjalin. Agar institusi FKIP Unmul semakin kuat, bagus dimana alumninya dapat menduduki posisi - posisi strategis dan dengan sendirinya masyarakat semakin merasakan kehadiran alumni FKIP Unmul," kata Rusman, angkatan 88 FKIP Unmul.


Melalui reuni akbar yang baru pertama kali dilakukan ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi - inspirasi bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim. Kedepannya, akan dibentuk kepengurusan yang terdapat di seluruh kabupaten/kota yang ada di Kaltim bahkan di luar Kaltim.


"Dan perlu diketahui, bahwa fakultas yang terfavorit di Unmul ini ya FKIP. Kalau dilihat dari lulusan itu jumlah alumni bisa puluhan ribu. Tapi sayangnya itu semua belum tercatat secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik.  Dan itu menjadi tugas pengurus baru nantinya," kata Rusman.


Terkait masalah banjir yang belakangan ini dikeluhkan para mahasiswa FKIP, Rusman mengatakan bahwa hal ini juga akan menjadi perhatian serius dari para alumni. Sebagai langkah awal, masalah ini akan coba dibicarakan dalam forum alumni tentunya dengan melibatkan alumni yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan.


Banyak menurutnya alumni yang saat ini bukan berprofesi sebagai tenaga pengajar, seperti Erham Yusuf (89) di Kesbangpol Samarinda, Bere Ali (83) Kepala Dinas Sosial Kaltim, Undunsyah (84) Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Topan Amrullah (90) Wakil Bupati Malinau,  Didik Effendi Wakil Bupati Kubar, Ardiansyah Wakil Bupati Kutim, Alfian Noor (86) Wakil Ketua DPRD Samarinda, Ma'ruf Effendi Wakil Ketua DPRD Bontang, Muharram Wakil Ketua DPRD Berau, Sodikin Kadis Pertambangan PPU, Syafruddin Pernyata Kabandiklat Kaltim.


"Masalah banjir ini juga menjadi perhatian alumni untuk kita pikirkan bersama - sama dengan pimpinan fakultas. Terus terang kami sebagai alumni turut prihatin dengan apa yang dialami adik - adik kita termasuk dengan para civitas akademika yang terkait," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved