TribunKaltim/

Seluruh Bandara di Indonesia Berstatus Waspada

Status keamanan bandar udara (bandara) diseluruh Indonesia dinaikan menjadi waspada.

Seluruh Bandara di Indonesia Berstatus Waspada
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ilustrasi. Seorang penumpang duduk di kursi rodanya sembari menunggu kejelasan nasib keberangkatan pesawat tujuan Surabaya di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kamis (16/7/2015) lalu. 

tribunkaltim.co JAKARTA - Status keamanan bandar udara (bandara) diseluruh Indonesia dinaikan menjadi waspada. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo, peningkatkan status keamanannya itu menyusul terjadinya ancaman teror terhadap maskapai penerbangan dibeberapa negara.

"Peningkatan keamanan dari situasi hijau menjadi kuning sudah ada SOP-nya bagaimana pemeriksaan," ujar Suprasetyo saat dihubungi wartawan, Jakarta, Senin (23/11/2015).

BACA JUGA BERITA LAINNYA:

Pelaku Teror dan Penembakan Paris Tercatat 6 Orang

Dirjen Perhubungan Tingkatkan Status Waspada, Pengecekan Acak Naik 50 Persen

Empat Teroris Ditembak Mati di Bandara Sepinggan


(TRIBUN KALTIM/FAHMI RACHMAN) - SIMULASI:  Personel antiteror Gegana melumpuhkan teroris di bandara internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kamis (29/1/2015).

BACA JUGA: Gara-gara Kabut Asap, Bandara Ditutup dan Rugi Rp 10 Miliar

Setiap bandara sudah punya cara menjaga keamanan dalam dalam situasi normal, waspada maupun darurat. Detail keamanan itu menurut dia sudah ada di program keamanan bandar udara. "Saya instruksi kepala otoritas bandara udara, sudah jam 01.00 WIB tadi saya rapatkan pemilik regulated agent," kata dia.

Sebelumya, maskapai penerbangan Singapore Airlines dan Turki Airlines mendapatkan ancaman bom, pada Minggu, 22 November 2015. Pesawat Singapore Airlines dengan penerbangan SQ0001 mendapatkan ancaman bom saat sedang melakukan perjalanan dari San Fransisko menuju Singapura, Minggu (22/11/2015).

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help