Setelah Gagal Bunuh Diri, Pemuda Ini Jatuh Pingsan di Drum

Pemuda berusia 19 tahun, atas nama Fauzi, ditemukan oleh orangtuanya, di kamar mandi, saat hendak mencoba menggantung diri.

Setelah Gagal Bunuh Diri, Pemuda Ini Jatuh Pingsan di Drum
HO - Satreskrim Polsekta Samarinda Seberang
Kiri: Tali yang telah di pasang korban di pipa yang terdapat di kamar mandi, untuk menghabisi hidupnya, Jumat (21/4/2017). Kanan: Korban (Fauzi) percobaan bunuh diri, yang dapat terselamatkan, menjalani perawatan di RSUD IA Moise, Jumat (21/4/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi untuk mengakhiri hidup (bunuh diri) dalam dua hari ini, marak terjadi di Kota Samarinda.

Setelah Kamis (20/4/2017), seorang warga di jalan Pasundan, dibuat geger dengan adanya warga yang tewas gantung diri di tangga.

Dan, kali ini, aksi bunuh diri kembali terjadi di jalan P Bendahara, Gang Karya Amal, Samarinda Seberang.

Pemuda berusia 19 tahun, atas nama Fauzi, ditemukan oleh orangtuanya, di kamar mandi, saat hendak mencoba menggantung diri.

Dari informasi yang ada, pemuda tersebut telah memasang tali di kamar mandi, tepatnya memasang di pipa yang berada di dinding kamar mandi.

Setelah itu, pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa itu naik ke drum, dan memasang tali itu ke lehernya.

Baca: Diduga Korban Bunuh Diri Ramai-ramai di Ishioka Jepang, Polisi Temukan Empat Jasad di Dalam Mobil

Baca: Kemarin Minta Menikah, Hari Ini Ponidi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Namun, karena ikatan tali tidak kuat, terlebih tali memanjang saat korban mulai tergantung, ditambah dengan berat badan korban, membuat tali terputus dan mengakibatkan korban masuk ke dalam drum.

Diduga korban mulai menggantung dirinya, sekitar pukul 03.00 wita, dan ditemukan oleh ibunya di kamar mandi, sekitar pukul 05.00 wita.

"Betul ada percobaan bunuh diri, namun korban terselamatkan, karena ikatan tali longgar," ungkap Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Seberang, Iptu Heru Santoso, Jumat (21/4/2017).

Setelah korban dikeluarkan dari kamar mandi, kepolisian dibantu dengan LSM relawan, langsung membawa yang bersangkutan ke RSUD IA Moise, untuk menjalani perawatan.

Bahkan, setelah korban cukup membaik, korban akan diperiksakan kondisi kejiwaanya di RSJD Atma Husada Mahakam.

"Rencananya akan diperiksa kejiwaanya di rumah sakit jiwa, akan di observasi di sana," ungkapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help