TribunKaltim/

Film

Chicco Jerikho Tantang Warganet, Ia Rela Melakukan Apa Saja Asal. . .

Chicco menampung usulan nazar dari warganet melalui kolom komentar yang tersedia pada akun Instagram-nya.

Chicco Jerikho Tantang Warganet, Ia Rela Melakukan Apa Saja Asal. . .
KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA
Chicco Jerikho ketika dijumpai wartawan dalam Gala Premiere Filosofi Kopi 2 di Epicentrum Walk XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Artis peran Chicco Jerikho mengajak warganet untuk menentukan nazar yang akan ia lakukan jika film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody bisa tembus lebih dari 800.000 penonton.

Chicco menampung usulan nazar dari warganet melalui kolom komentar yang tersedia pada akun Instagram-nya.

Hal itu diungkapkan oleh pemeran Ben dalam film itu melalui akun Instagram @chicco.jerikho pada Kamis (21/7/2017).

Baca: Filosofi Kopi 2, Petualangan Ben dan Jody Keliling Indonesia Bagikan Kopi Terbaik

"Halo gue Ben, terima kasih buat kalian semua yang udah nonton film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Sekarang gue mau tanya sama kalian, kalau sampai Filosofi Kopi 2: Ben & Jody tembus sampai 800 ribu penonton, kira-kira kalian mau gue ngelakuin apa? Silakan posting di kolom komentar," tulis dia.

Sebelum Chicco, sutradara Angga Dwimas Sasongko sudah mengungkapkan nazarnya terlebih dulu.

Dengan target penonton yang sama dengan Chicco, Angga bernazar akan mengajar soal storytelling di hadapan murid-murid SMK di delapan kota di Indonesia.

Alasan Angga bernazar demikian lantaran terinspirasi dari perbincangannya dengan anak-anak SMK 6 jurusan multimedia seusai menonton film tersebut. Angga berpikir untuk memberikan seminar ke sekolah yang ditargetkannya.

Baca: Julie Estelle Kangen Kedai Kopi Ini, di Mana sih? Yuk Intip

Filosofi Kopi 2: Ben & Jody berkisah tentang perjalanan Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) setelah memutuskan untuk menjual kedai mereka dan berkeliling Indonesia demi membagikan "kopi terbaik".

Petualangan seru Ben dan Jody bersama Kombi Filosofi Kopi pun menemui jalan buntu.

Puncaknya terjadi di suatu malam di Bali, saat Aga, Aldi, dan Nana memutuskan mengundurkan diri dengan alasan mereka masing-masing.

Ben dan Jody pun kini harus membuat mimpi baru; pulang ke Jakarta dan mendirikan kedai kopi nomor satu, lagi. (Kompas.com/Tri Susanto Setiawan)

PenulisTri Susanto Setiawan

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help