TribunKaltim/

Pemulung Sampah Nekat Jadi Kurir Sabu, Upahnya Sekali Antar Bisa Beli Motor Bebek

Mata SUP silau dengan rupiah, tahu apa yang diperbuatnya melanggar hukum namun ia keburu kalap.

Pemulung Sampah Nekat Jadi Kurir Sabu, Upahnya Sekali Antar Bisa Beli Motor Bebek
Tribunkaltim/M Fachri Ramadhani
kuris sabu 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - SUP (25) tak kuasa menahan rupiah yang ditawarkan sang bandar di depan matanya. Bagaimana tidak upah yang diimingi sang bandar jika ia berhasil mengantar paketan narkoba tersebut seharga motor bebek alias Rp 15 juta.

Mata SUP silau dengan rupiah, tahu apa yang diperbuatnya melanggar hukum namun ia keburu kalap.

Pekerjaan sehari-hari sebagai pemulung sampah di salah satu TPA di Samarinda, tak mungkin bisa mengumpulkan uang sebanyak itu dalam sehari atau bahkan setahun.

Baca: Pakai Baju Model Terbuka, Melody JKT48 Bikin Banyak Netizen Salah fokus

"Tersangka dijanjikan uang Rp 15 juta bila berhasil mengantar ke tempat tujuan," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Kris Erlangga Ani Wijaya, Jumat (11/8/2017) di Mapolda Kaltim.

Sementara rekannya yang tertangkap, SUN (55) berprofesi sebagai tukang ojek. Namun nahas, keduanya berhasil diciduk polisi. Lalu harus mengubur impian mereka mendapat uang jutaan rupiah.

Baca: 5 Fakta Tersembunyi Aniessa Hasibuan, Pemilik First Travel yang Diduga Menipu Calon Jamaah Umrah

Belakangan diketahui, SUP bukan kali pertama mengantar sabu milik rekannya M yang saat ini jadi buronan polisi. "Sebelumnya pernah, pak," kata SUP kepada media ini.

Pemberitaan sebelumnya, jajaran Ditresnarkoba Polda Kaltim berhasil menggagalkan 1 kilogram narkotika jenis sabu di Samarinda, Selasa (8/8/2017) lalu.

Sebanyak 2 orang dijadikan tersangka dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut.

SUP (25) dan SUN (55) digelandang ke sel Mapolda Kaltim lantaran terbukti menguasai dan memiliki narkotika golongan I jenis sabu seberat 1.025 gram. Keduanya ditangkap di Jalan Suryanata persis di depan Kantor Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu.

Dari pengakuan tersangka kepada petugas, keduanya disuruh oleh seorang bandar berinisial (N) yang saat ini lagi diburu kepolisian.

Baca: 4 Orang Resmi Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Eskalator DPRD

"Tak berhenti sampai di sini, petugas masih akan melakukan pengembangan untuk menemukan pemilik barang tersebut," kata Dir Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Kris Erlangga Ani Wijaya, Jumat (11/8/2017) di Mapolda Kaltim.

Lebih lanjut, Kris mengungkap modus yang dilakukan kedua pelaku mengelabui petugas. Kedua tersangka dengan cerdik menaruh 1 kg sabu tersebut ke dalam kardus minuman kemasan. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help