TribunKaltim/

Kesehatan

Suka Banget dengan Makanan Bersantan? Ketahui Risikonya Ya

Santan merupakan bahan masakan yang lazim digunakan dalam makanan nusantara.

Suka Banget dengan Makanan Bersantan? Ketahui Risikonya Ya
BOLDSKY
Ilustrasi - Santan 

TRIBUNKALTIM.CO -- Santan merupakan bahan masakan yang lazim digunakan dalam makanan nusantara.

Mulai dari sayur lodeh hingga rendang, semua wajib menggunakan santan untuk meningkatkan rasa. 

Rendang, makanan favorit di Restoran Padang.
Rendang, makanan favorit di Restoran Padang. (KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN)

Meski enak di lidah, tetapi konsumsi santan perlu dibatasi karena berdampak buruk bagi kesehatan.

"Tentu (meningkatkan kolesterol). Kalau santan murni kan suatu minyak, bahkan minyak yang jahat," kata dr Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH kepada Kompas Lifestyle saat peluncuran FiberCreme di The Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017).

Baca: 7 Pelajar Keracunan, Dinkes Kaltim Laporkan Permen Tengkorak ke Pusat

Baca: Dari 3 Kandidat Ini Siapakah yang Terpilih Jadi Leader Wanna One?

Baca: Palsukan Stempel Polres, PNS Ini Diamankan Polisi dari Kantornya

Santan, kata Hardianto, juga terdiri dari campuran lemak dan gula.

Adapun minyak tersebut, menurut dia akan berdampak pada penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan jantung koroner hingga stroke.

Hardianto menambahkan, bila lemak dan gula bercampur di dalam tubuh maka banyak yang akan diserap.

Baca: Dari Hasil Pemeriksaan Ini, Tangan Serda WS Harus Diborgol dan Kakinya Dirantai

"Sementara kalau kita makan santan terlalu banyak, (bisa menyebabkan) kolesterol tinggi, darah tinggi atau bahkan jantung koroner," kata dia.

Untuk mengurangi mengurangi penyerapan kolesterol, kita dianjurkan banyak mengasup makanan mengandung serat, seperti sayuran, buah, biji-bijian, atau pun oat dan produk serelia utuh. (Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help