TribunKaltim/

kesehatan

Canggih, dengan Plasma DNA Penyakit Kanker Bisa Dideteksi sebelum Muncul Gejala

Penggunaan informasi genetika yang banyak dipuji adalah untuk mendeteksi penyakit, bahkan sebelum gejalanya muncul.

Canggih, dengan Plasma DNA Penyakit Kanker Bisa Dideteksi sebelum Muncul Gejala
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKOK, KOMPAS.com - Masa depan bidang kedokteran tidak lagi bisa dipisahkan dari genetika.

Penggunaan informasi genetika yang banyak dipuji adalah untuk mendeteksi penyakit, bahkan sebelum gejalanya muncul.

Salah satu pemeriksaan yang sekarang banyak dipakai adalah pemeriksaan plasma DNA (deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid) dalam contoh darah untuk mendeteksi potensi kanker.

Selain itu, pemeriksaan ini juga dipakai untuk mengetahui terapi target yang tepat untuk pasien kanker.

Menurut Dr.Kaliupsorn P.Suddhibhaga Ph.D, pendiri Femto Lab, laboratorium DNA yang beroperasi di Bangkok, Thailand, pemeriksaan plasma DNA dan RNA dilakukan untuk mengidentifikasi mutasi somatik dalam sel kanker.

Baca: Emas Dapat Digunakan dalam Pengobatan Sel Kanker Paru-Paru

"Mutasi somatik hanya ditemukan pada sel kanker atau sel kanker yang masih muda. Mutasi ini terjadi di tubuh kita setiap hari. Jika jumlahnya sedikit, sel imun kita bisa menghilangkan mutasi itu. Tetapi jika jumlahnya banyak maka berpotensi jadi kanker," kata Kaliupsron saat membawakan presentasinya di acara seminar Thailand: Paradise of Longevity di Bangkok, Jumat (11/8/2017).

Mutasi somatik terjadi karena perubahan DNA, yang 90 persennya disebabkan karena gaya hidup tidak sehat, lingkungan berpolusi, kontaminasi zat kimia, virus, bakteri, jamur, dan juga karena DNA yang diwariskan.

Baca: Kurangi Risiko Kanker Usus dengan Makanan Berserat, Segini Kadarnya yang Dibutuhkan Setiap Hari

"Orang dengan mutasi karena faktor genetik lebih rentan sakit kanker jika gaya hidup mereka buruk," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help