TribunKaltim/

Operasi Pasar di Paser Menyisakan 1.120 Tabung Melon

Diperindagkop&UKM; menyelenggarakan operasi pasar penjualan 6.920 tabung gas melon dengan harga Rp 22.000. Namun masih tersisia 1.120 tabung.

Operasi Pasar di Paser Menyisakan 1.120 Tabung Melon
Sarassani/ Tribun kaltim
Agen PT Habi Jaya mendistribusikan tabung melon langsung ke masyarakat konsumen Kecamatan Kuaro, Senin (4/9) lalu. 

TANA PASER, TRIBUN – Sejak operasi pasar mengantisipasi kelangkaan LPG 3 Kg atau tabung melon digelar 29 Agustus hingga 10 September, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disperindagkop&UKM) Kabupaten Paser mencatat sudah 6.920 tabung melon yang didistribusikan langsung ke masyarakat konsumen.

Sisanya sebanyak 1.120 tabung menurut Kepala Disperindagkop&UKM Paser Ardiansyah melalui Petugas Pengawas Barang dan Jasa M Marwan Natsir, rencananya dibagikan pada hari Minggu (17/9) PT Habi Jaya.

Agen PT Habi Jaya mendistribusikan tabung melon langsung ke masyarakat konsumen Kecamatan Kuaro, Senin (4/9) lalu.
Agen PT Habi Jaya mendistribusikan tabung melon langsung ke masyarakat konsumen Kecamatan Kuaro, Senin (4/9) lalu. (Sarassani/ Tribun kaltim)

“Untuk titik bagi (distribusi) masih belum ditentukan. Ini khusus agen PT Habi Jaya, untuk agen PT Achdianur Has sudah disalurkan semua,” kata Marwan, Selasa (12/9).

Dijelaskan, sejak 29 Agustus lalu, baik PT Achdianur Has maupun PT Habi Jaya, mendistribusikan LPG 3 Kg Pertamina langsung ke masyarakat konsumen.

Jika PT Habi Jaya mendistribusikan untuk masyarakat Jalan Hasanuddin dan sekitarnya, maka PT Achdianur Has mendistribusikannya di Jalan Kandilo Bahari dan sekitarnya.

Begitu pula dengan di hari-hari berikutnya, jangkauan distribusi semakin diperluas hingga menyentuh masyarakat pedesaan semua kecamatan.

Baca: Kejari Paser Tangani Dugaan Korupsi Bandara, Sudahkah Rp 39,9 Miliar Dikembalikan?

Baca: E-Gov Paser Dikerjasamakan dengan Pemkot Surabaya

“Hampir semua desa-desa di kecamatan Kabupaten Paser sudah didatangi tim operasi pasar. Total LPG 3 Kg yang distribusikan PT Achdianur Has sebanyak 3.580 tabung, selebihnya yang disalurkan PT Habi Jaya,” ucapnya.

Dengan penyaluran tambung melon seperti ini, lanjut Marwan, semestinya tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh LPG 3 Kg langka, kecuali pengecer mengambil keuntungan dari kebutuhan masyarakat tidak mampu, yakni menjual tambung melon jauh lebih mahal dari harga operasi pasar Rp 22.000/tabung.

Agen PT Habi Jaya mendistribusikan tabung melon langsung ke masyarakat konsumen Kecamatan Kuaro, Senin (4/9) lalu.
Agen PT Habi Jaya mendistribusikan tabung melon langsung ke masyarakat konsumen Kecamatan Kuaro, Senin (4/9) lalu. (Sarassani/ Tribun kaltim)
Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help