TribunKaltim/

Ombudsman Beberkan Modus Oknum Kuasai Los-los di Pasar Induk

ORI juga menemukan bahwa sejak awal Los Agro berdiri, sebagian los/meja sudah dimiliki oknum yang bukan merupakan pedagang.

Ombudsman Beberkan Modus Oknum Kuasai Los-los di Pasar Induk
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Suasana Los Agro di salah satu sudut Pasar Induk Kabupaten Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Kaltara menemukan sejumlah penyimpangan dalam tata kelola Pasar Induk Kabupaten Bulungan.

Dan dalam Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) yang disampaikan di kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Selasa (7/11/2017), ORI menyimpulkan telah terjadi maladministrasi tata kelola dalam tata kelola di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Bulungan tersebut.

Baca: Mendengarkan Dian Sastro, Rossa dan Raisa Baca Ayat Suci AL Quran, Mana yang Jadi Favoritmu?

Dita Mellyanika, Asisten Pratama ORI Kaltara menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi yang sudah dilakukan 3 Mei 2017 di Los Agro, beberapa pedagang memang mengakui sering terjadi praktik jual beli los/meja.

Biasanya, harga 1 los/meja sekitar Rp.20 juta, yang merupakan kesepakatan bersama antara penjual dan pembeli.

Baca: Berdasarkan Hitungan Penanggalan Jawa, Begini Nasib Kahiyang dan Bobby Usai Menikah

ORI juga menemukan bahwa sejak awal Los Agro berdiri, sebagian los/meja sudah dimiliki oknum yang bukan merupakan pedagang.

"Sejak awal, banyak pihak yang mengambil los tapi tidak digunakan untuk berdagang, dan dialihkan kepada orang lain," bebernya.

Baca: Hindari Razia, Ibu Ini Jatuh dari Motor Bersama Anak Balitanya, Tonton Videonya

Halaman
123
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help