TribunKaltim/

Divonis 13 Tahun, Terdakwa Pemilik Sabu 50 Gram Ini Menangis

Rafli Gustiansyah alias Agus Kobra, terdakwa kasus kepemilikan sabu seberat 50 gram mendadak emosional

Divonis 13 Tahun, Terdakwa Pemilik Sabu 50 Gram Ini Menangis
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
NA (67) tersangka kasus narkoba digiring petugas Dit Resnarkoba. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Rafli Gustiansyah alias Agus Kobra, terdakwa kasus kepemilikan sabu seberat 50 gram mendadak emosional mendengarkan putusan Mejelis Hakim dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Jalan Jelarai, Rabu (8/11).

Hakim memvonis pria berusia 42 tahun hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp 1,1 miliar atau subsider 6 bulan penjara. Hukuman ini sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bulungan.

Mendengar putusan tersebut, Agus Kobra melontarkan perkataan yang intinya tak ingin berlama-lama hidup dalam penjara dan masih ingin berubah menjadi lebih baik. "Terdakwa emosional. Sempat menangis tadi. Tapi sudah saya tenangkan," kata Adi Idris, Jaksa Kejari Bulungan.

Baca: Penampilan Hot Vanessa Angel Eksis di Medsos, Gak Sadar Belahan Bajunya Terbuka Lebar

Humas PN Tanjung Selor Ahmad Syarif yang juga Hakim Ketua dalam sidang menuturkan, ada beberapa hal yang memberatkan terdakwa. Pertama, terdakwa tidak mendukung program pemerintah pemberantasan narkoba.

Kedua, narkoba yang didapat dari terdakwa sudah lebih dari 5 gram. Hukuman yang diberikan sesuai Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika. "Jadi hakim sepakat dengan tuntutan JPU," ujar Ahmad.

Terkait status terdakwa yang disebut-sebut sudah pernah menjadi residivis, Ahmad menuturkan bahwa hal itu memang sudah pernah diklarifikasi dalam persidangan, dan sudah dibantah terdakwa.

Berdasarkan penelusuran Majelis Hakim jelas Ahmad, yang bersangkutan memang belum pernah mendapat putusan berkekuatan hukum tetap dari pengadilan. Hal ini tidak menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan putusan 13 tahun penjara dan denda Rp 1,1 miliar tersebut.

Baca: VIDEO - Pasang Jimat Biar Nihil Kebobolan, Sang Penjaga Gawang Malah Alami Peristiwa Tak Terduga

"Kalau katanya sudah residivis, dikenal sebagai pengedar, mungkin iya. Tapi kalau dibilang residivis kan harus sudah pernah mendapatkan putusan dari pengadilan. Ini belum," jelasnya.

Ahmad juga menyampaikan, dari seluruh kasus narkotika yang ditangani PN Tanjung Selor hingga jelang akhir tahun ini, sabu yang dimiliki Agus Cobra adalah yang terbanyak. "Sampai saat ini, itu. Yang lain itu hanya 5 gram," ungkapnya. (*)

Tags
sabu
vonis
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help