Pilgub Kaltim 2018
Zainuddin Sebut Cagub Golkar Kaltim Tidak Menjual Kekayaan Alam Daerah
"Tanggal 2 Januari kita konsolidasi. Dari situ, nama-nama yang diusulkan ke DPP Partai Golkar. Tanggal 5 Januari DPP keluarkan rekomendasinya".
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kutai Barat, Zainuddin menegaskan, kandidat atau bakal calon yang diusung partai berlambang pohon beringin, tidak melakukan manuver atau bargaining (tawar-menawar) politik dengan menjual kekayaan alam daerah.
Menurut dia, bakal calon dari Partai Golkar Kaltim yang diusung di Pilgub, harus menyejahterakan daerah Kaltim.
"Kandidat yang tidak menjual kekayaan lm Kaltim. Justru harus membangun dan mengembangkan Kaltim," sindir Zainuddin, yang dijuluki 'Ketua Kelas' DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota, kepada Tribun, Minggu (31/12/2017).
Disinggung soal kandidat, menurut dia, bakal calon yang akan dibahas dan diusulkan ke DPP Partai Golkar, tetap mengusung kader Golkar.
"Tetap Pak Makmur dan Pak Sofyan Hasdam," katanya singkat.
Baca juga:
Punya Segmen Tersendiri, Dua Ritel Ini Justru Alami Pertumbuhan Penjualan Disaat yang Lain Goyah
Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Kebakaran Dahsyat di Apartemen di Bronx Amerika Serikat
Kisah Bayi 5 Bulan yang Jalani Transpalansi Jantung, 10 Tahun Berlalu, Ini Kabarnya Sekarang
George Weah Terpilih Jadi Presiden Liberia, Michael Essien Berikan Ucapan Spesial Ini
Temui Novanto di Rutan, Pengacara Diminta Keluarkan Uang Rp 2.000 dari Dalam Dompet
Gadis Ini Gunakan Kostum Sapi dan Rela Punggungnya Ditunggangi Orang, Alasannya Bikin Terharu
17 Tahun Berlalu, Pelaku Pembunuhan Belum Tertangkap, Meski Hadiah Besar Disiapkan
Untuk finalisasi kandidat bakal cagub dan cawagub Kaltim, kata Zainuddin, seluruh DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota se Kaltim, konsolidasi di Jakarta, Selasa (2/1/2017).