Breaking News

1041 Pelajar Ikut Bela Negara Ciptakan Karakter Bangsa

Berbagai cobaan rintangan kehidupan beragam dan arus informasi masuk begitu cepat dari berbagai lini.

Penulis: tribunkaltim | Editor: Martinus Wikan
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Pelajar siswa dan siswi di Kota Balikpapan melakukan penulisan kata positif di kain putih dalam acara bela negara di SMK Pangeran Antasari pada Rabu (17/1/2018) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 1041 pelajar di Kota Balikpapan, mengikuti kegiatan bela negara Kodam VI Mulawarman, di lapangan SMK Pangeran Antasari Jalan Mekarsari, Gunung Sari Illir, Balikpapan, Rabu (17/1) pagi.

Pengamatan Tribun, sekitar pukul 08.00 Wita, para pelajar antusias untuk mengikuti kegiatan bela negara tersebut. Bahkan mereka berteduh di bawah tenda hijau menanti kedatangan Wali Kota Balikpapan.

Suradji, Koordinator Panitia Penyelenggara Bela Negara, mengatakan, pelajar yang ikut terlibat tidak hanya dari satu sekolah namun gabungan dari beberapa sekolah.

Seperti pelajar dari SMK Pangeran Antasari yang ikut sebanyak 919 orang, sisanya dari sekolah lain. Jika ditotal sebanyak 1041 pelajar yang terlibat.
"Ini baru pertama kalinya. Bagus acara yang digelar. Menciptakan karakter bangsa," katanya kepada Tribun.

Acara tersebut juga diselingi permainan yang menarik, agar tidak membuat kantuk. Serta para pelajar menandatangani kain putih dengan kata-kata positif.

"Pelajar menuliskan kata-kata positif. Menulis meninggalkan hal-hal kata negatif. Gerakan positif tinggalkan negatif," tegas pria yang mengajar Teknik Mesin ini.

Selama ini, kata dia, tantangan anak muda sangat komplek. Berbagai cobaan rintangan kehidupan beragam dan arus informasi masuk begitu cepat dari berbagai lini.

Seandainya diri para pelajar tidak dibentengi dengan jati diri kebangsaan dan keagamaan yang kuat tentu akan rapuh masuk dalam jurang kenistaan.

"Pelajar generasi muda penerus bangsa. Jangan sampai generasi muda kita rusak. Hancur bangsa ini kalau generasi mudanya tidak becus !," tegasnya.

Acara bela negara tersebut juga diisi oleh Prof Dedi Susanto, pakar kebangsaan Indonesia dan sambutan dari Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. (ilo)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved