Mulai 5 Maret, Polisi Ramai-ramai Turun Ke Jalan, Ada Apa?

Nantinya, selain Polresta Samarinda dan Polsek jajaran, juga terlibat Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan.

Mulai 5 Maret, Polisi Ramai-ramai Turun Ke Jalan, Ada Apa?
Tribun Kaltim/Cristoper Desmawangga
Gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Mahakam 2018, yang dilakukan di Mapolresta Samarinda. HO - Humas Polresta Samarinda 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polresta Samarinda menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Mahakam 2018.

Operasi yang serentak dilakukan diseluruh Indonesia itu, dilakukan mulai tanggal 5 - 25 Maret 2018, atau dilaksanakan dalam jangka waktu 21 hari kedepan.

Operasi tersebut digelar guna menertibkan dan memininalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas, terlebih yang mengakibatkan terjadinya korban meninggal dunia.

Baca: Terpesona dengan Bekantan di Kawasan Mangrove Tarakan, Dubes Tiongkok Lakukan Hal Ini

Kendati demikian, operasi tersebut tidak melulu soal penindakan berupa penilangan, namun operasi itu lebih mengedepankan teguran dan himbauan kepada pengguna kendaraan, yang sifatnya pencegahan terjadinya pelanggaran.

"Tindakan penilangan akan dilakukan jika pelanggaran yang dilakukan sudah sangat parah, namun operasi ini lebih mengedepankan tindakan pencegahan ," ucap Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan, Jumat (2/3/2018).

"Nantinya akan dilakukan himbauan dan sosialiasi kepada pengguna kendaraan, termasuk ke sekolah-sekolah maupun ke lingkungan masyarakat, terkait dengan tata tertib berkendara," tambahnya.

Baca: Terungkap, Ini Motif Penyebar Foto Palsu Soal Orang Gila Aniaya Tokoh Agama

Pelanggaran yang menonjol, yang meliputi tidak menggunakan helm, knalpot racing, kendaraan rakitan, termasuk dengan plat kendaraan yang tidak jelas, akan langsung dilakukan penindakan.

"20 persen dilakukan penindakan, pelanggaran yang menonjol, yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan, akan langsung ditindak," tuturnya.

Nantinya, selain Polresta Samarinda dan Polsek jajaran, juga terlibat Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan.

Baca: Terungkap, Ini Motif Penyebar Foto Palsu Soal Orang Gila Aniaya Tokoh Agama

Dengan jumlah personel gabungan yang terlibat, sebanyak 273 personel. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help