UMKM Kaltim Bangkit di Tengah Kelesuan Ekonomi, Ini Syaratnya

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bumi Etam terus berkembang, berikut bisnis berbasis start-up (aplikasi).

UMKM Kaltim Bangkit di Tengah Kelesuan Ekonomi, Ini Syaratnya
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Ilustrasi - UMKM Kaltim memamerkan produknya di pelatihan yang digelar KJRI New York di Kantor BI Kaltim. 

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Runtuhnya harga batu bara di 2015-2016 memberikan dampak yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi di Kaltim.

Pertumbuhan ekonomi Kaltim di dua tahun tersebut jadi minus.

Namun, ada berkah dibalik lesunya perekonomian ini.

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bumi Etam terus berkembang, berikut bisnis berbasis start-up (aplikasi).

Baca: Anggana Banyak Dipilih jadi Ibukota Kutai Pesisir, Ini Alasannya

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, pertumbuhan UMKM di triwulan kedua tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 10,3 persen sehingga sejak tahun 2016 laju pertumbuhannya mencapai 26.09 persen.

Ini menandakan jumlah pelaku usaha mikro bertambah dari tahun ke tahun.

Calon Gubernur Kaltim, Rusmadi Wongso, memahami UMKM memiliki peran sangat penting dalam pembangunan dan ekonomi.

Lebih dari itu, UMKM juga berkonstribusi dalam mengurangi pengangguran.

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved