Properti

Bahkan untuk di Pinggiran Jakarta. . . Rumah Tapak Program DP 0 Rupiah Tak Akan Bisa Dibangun

Syarat dalam skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk rumah tapak adalah Rp 140 juta per unit.

Bahkan untuk di Pinggiran Jakarta. . . Rumah Tapak Program DP 0 Rupiah Tak Akan Bisa Dibangun
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Groundbreaking atau peletakan batu pertama rumah tapak DP 0 rupiah akan dilakukan pada 28 Februari 2018 oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (24/2/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan menjelaskan alasan program DP 0 rupiah tidak bisa berbentuk rumah tapak.

Syarat dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah tapak adalah Rp 140 juta per unit.

"Kenapa kami enggak bangun rumah tapak? Karena harga tanah di Jakarta besar sekali," ujar Agustino di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Agustino mencontohkan rumah yang dibangun PT Nusa Kirana di Rorotan, Jakarta Utara.

Baca: Ngotot dengan Program Rumah DP 0 Persen, Anies Baswedan Ungkap Perbedaan dengan Rusunawa Ahok

Untuk tanah yang letaknya di pinggiran Jakarta saja masih tidak bisa memenuhi syarat skema FLPP.

Agustino mengatakan, Rp 140 juta hanya cukup membiayai lahannya saja, belum termasuk harga bangunan.

"Rorotan yang berbatasan dengan Bekasi, di ujung Jakarta sana enggak bisa dibangun rumah tapak," ujarnya.

Oleh karena itu, rumah DP 0 rupiah harus berbentuk rumah susun.

Baca: Antusias, Warga Menantikan Anies-Sandi Realisasikan Janji Rumah Tapak DP 0

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help