Pilgub Kaltim 2018

Rusman Hormati Hasil Riset Rekat, Namun Sebut Relawan Tidak Ada yang Independen

Rusman menanggapi secara positif. "Kalau saya ini jadi cambuk tim relawan kami untuk meningkatkan kerja tim," tambahnya.

Rusman Hormati Hasil Riset Rekat, Namun Sebut Relawan Tidak Ada yang Independen
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Irsyad (Ketua Relawan Kaltim Hebat) memparkan hasil riset dan kajian empat pasangan calon gubernur Kaltim yang bertarung di Pilgub Kaltim 2018 mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

‎TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua tim pemenangan pasangan calon nomor 2, Rusman Ya'qub menghormati hasil riset atau kajian Relawan Kaltim Hebat (Rekat).

Tentunya jika memang riset itu menggunakan kajian ilmiah.

Hanya saja, kata dia, tidak ada riset relawan itu yang independen. Namun, hasil itu menjadi cambuk buat tim relawan untuk kerja keras di Pemilihan Gubernur Kaltim.

"Kalau memang itu hasil riset yang menggunakan kajian ilmiah, ya saya tidak bisa mengomentari. Tapi, saya sebagai orang berpendidikan, menghargai riset itu jika itu dilakukan ilmiah," kata Rusman, dihubungi Tribun, terkait hasil riset Rekat, di Samarinda, Minggu (8/4/2018).

Menurut dia, jika riset ilmiah yang dilakukan oleh relawan, tidak ada yang independen.

Baca juga:

Panitia Kejurnas Grass Track Negosiasi Pemulangan 8 Crosser Malaysia

Wah, Media Ini Sebut Ronaldinho Rela Merumput di Klub Malaysia Meski Tak Dibayar

Faisal Basri Ungkap Banyaknya Utang Bukan untuk Pembangunan Infrastruktur

Pemkot Targetkan Gaji Guru Honor Segera Naik, Ini Jumlah Dana yang Bakal Dialokasikan

"Mana ada relawan itu yang independen. Tapi saya hormati kajian ilmiah itu," ucap Rusman lagi, yang menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim.

Disinggung soal hasil riset Rekat, Rusman menanggapi secara positif. "Kalau saya ini jadi cambuk tim relawan kami untuk meningkatkan kerja tim," tambahnya.

Sementara, Ketua tim pemenangan paslon nomor 1, Muhammad Husni Fahruddin menyatakan enggan mengomentari hasil release riset Rekat.

"Kami masih fokus dengan sosialisasi dan metodologi di lapangan untuk kerja pemenangan. Jadi saya no comment dengan release tersebut. Namun politik itu dinamis, semua bisa saja terjadi," tambah Ayub, sapaan akrabnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help