TribunKaltim/

Kepala BNNP Kaltara Brigjend Erry Nursatari Puas Ikuti Gowes di Malinau

Kehadiran Brigjend Erry di setiap pos menjadi keistimewaan tersediri, banyak orang yang mengenalnya mengambil momen foto bersama.

Kepala BNNP Kaltara Brigjend Erry Nursatari Puas Ikuti Gowes di Malinau
TRIBUNKALTIM/PURNOMO SUSANTO
SWAFOTO - Peserta GJBI saat berswafoto dengan Kepala BNNP Kaltara, Brigjend Erry Nursatari (Pakaian hitam orange), di jembatan gantung Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Sabtu (14/4) lalu. 

MALINAU, TRIBUN - Gowes Jelajah Bumi Intimung (GJBI) yang digelar oleh Malinau Bike Commonity (MBC), pada Sabtu (14/4), menarik minat salah satu jendral Polisi bintang satu di Provinsi Kaltara.

Dia merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, Brigjend Erry Nursatari. Tidak sendiri, ia juga membawa seluruh pegawai dilingkungan BNNP Kaltara.

Selain BNNP Kaltara, peserta gowes juga berasal dari luar Malinau. Sedikitnya ada 163 goweser dari 5 kabupaten maupun kota bertandang ke Malinau untuk menyaksikan dengan mata kepala sendiri hijaunya pemandangan alam di salah satu kabupaten perbatasan di Indonesia ini. Langsung turun membuka acara, Bupati Malinau Yansen TP didampingi Wabup Malinau, Topan Amrullah.

Brigjend Erry mengungkapkan, sangat menikmati perjalanan selama gowes. Jarak tempuh yang telah ditetapkan panitia, menurutnya sudah sangat pas dan tidak menjadi beban bagi pria yang memang hobi bersepeda ini. Bahkan, senyum sang jendral memperlihatkan kepuasan tersendiri baginya. Sehingga, tidak nampak lelah dari wajahnya.

"Saya memang hobi bersepeda sejak dulu. Dan saya sangat antusias untuk mengikuti GJBI ini. Saya juga mengajak hampir seluruh staff saya untuk ikut kegiatan ini. Selain sehat, kita juga bisa menyebarkan informasi kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba yang telah menjadi musuh, dan harus kita perangi bersama," ujarnya.

Melihat kesigapan panitia dalam mengatur rute dan melayani peserta saat di lapangan, Erry sangat mengapresiasi kerja panitia. Selain itu, di menegaskan, dengan berkomonitas seperti ini dapat menjadi media untuk menyebarkan pengaruh positif kepada masyarakat lain untuk dapat ikut dan bergabung dalam komonitas tersebut.

"Seperti MBC yag merupakan komonitas untuk pecinta bersepeda. Dengan adanya komonitas ini, akan menularkan pengaruh positif kepada anggota secara khusus dan masyarakat secara umum. Jelas, dengan berkomonitas ini akan menjauhakan anggotanya dari perbuatan menyesatkan. Seperti penggunaan narkoba. Mari bersama kita perangi narkoba," tandasnya.

Kehadiran Brigjend Erry di setiap pos yang ditetapkan panitia menjadi keistimewaan tersediri, banyak orang yang mengenalnya mengambil momen foto bersama dengan sang jendral. Dengan senyumnya, ia menerima semua permintaan berfoto dengannya.
Ketua Panitia GJBI, Kadir mengungkapkan, untuk mensukseskan kegiatan ini panitia menetapkan dua rute gowes. Pertama, dibeberkan Kadir, rute dalam kota dengan jarak tempuh sejauh 10 kilometer.

Kemudian, rute kedua panitia menetapkan jalur pinggiran kota dipadu jalur lumpur (Trabas) dan pinggiran hutan dengan jarak tempuh sejauh 50 kilometer.

"Kita juga membangun tiga pos. Pos terakhir berada di Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang. Di sana, sembari istirahat seluruh peserta akan dikumpulkan dan akan dijamu dengan makanan tradisional dan pertunjukan tari dari suku Dayak Lundayeh. Selanjutnya, seluruh peserta kembali akan menempuh perjalanan sejauh 21 kilometer sampai di finish," paparnya.

"Dalam kesempatan ini, saya mengatasnamakan panitia mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Terutama pihak yang berada di lapangan. Seperti RAPI, tim kesehatan dan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus kita gaungkan bersama dan menyebar pengaruh positif kepada masyarakat luas," lanjutnya. (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help