Pendaftar Dokter Umum Masih Minim, Ini yang Akan Ditempuh Dinkes

Karena sampai sekarang baru lima dokter yang mendaftar dan sudah diterima masing-masing satu dokter gigi dan empat dokter umum.

Pendaftar Dokter Umum Masih Minim, Ini yang Akan Ditempuh Dinkes
INTERNET
Ilustrasi 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU) masih membuka pendaftaran untuk lima dokter umum dan 2 dokter gigi untuk ditempatkan di RS Pratama Sepaku dan sejumlah puskesmas rawat inap.

Karena sampai sekarang baru lima dokter yang mendaftar dan sudah diterima masing-masing satu dokter gigi dan empat dokter umum.

Kepala Dinkes PPU, Arnold Wayong, Selasa (17/4/2018) mengatakan, lima dokter termasuk satu dokter gigi yang sudah diterima telah bekerja di puskesmas, padahal masih membutuhkan 7 dokter umum dan gigi.

Ia mengatakan, sudah membuka pendaftaran untuk dokter kontrak tersebut namun sampai sekarang belum terisi secara keseluruhan.

Baca: Proyek Rel Kereta Api di Bengalon Belum Kelihatan, Ini yang Diharapkan Bupati Ismunandar

Ia mengatakan, pada awalnya membuka pendaftaran untuk 11 dokter umum dan 3 dokter gigi, namun saat itu hanya 5 yang mengajukan pendaftaran sehingga dibuka lagi pendaftaran.

"Tapi sampai sekarang 7 dokter umum dan gigi  yang kami butuhkan belum ada yang mendaftar," katanya.

Ia mengatakan, untuk pendaftaran saat ini masih  memprioritaskan dokter yang berasal dari PPU, dengan tujuan agar mereka bisa betah bekerja di puskesmas maupun RS Pratama.

Baca: Jelang Pemilu 2018, Rumah Datu Syaiful Muluk yang Pertama Kali Disambangi Pantarlih

Apalagi dokter yang diterima tersebut berasal dari puskesmas itu berada, maka akan semakin memudahkan pelayanan.

Namun bila sampai menjelang operasional RS Pratama tak kunjung ada dokter umum dan gigi yang mendaftar, ia mengatakan pihaknya terpaksa akan berekrut dokter dari luar PPU.

Baca: ASN di Tarakan yang Diduga Melanggar Displin akan Dipangggil

Tapi dengan syarat kata Arnold, ingin tetap tinggal di PPU terutama dekat dengan puskesmas maupun RS Pratama Sepaku tempat ia ditugaskan.

"Mau tidak mau kami harus rekrut dokter luar kalau nanti tidak ada dokter asal PPU yang mendaftar. Padahal kami siapkan gaji cukup tinggi meski mereka hanya berstatus dokter kontrak," jelasnya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help