Hyperbaric Chamber, Terapi Setara dengan Menyelam di Spot Paling Ekstrem!
Hyperbaric Chamber berbentuk tabung besar menyerupai kapal selam ini memiliki kapasitas 7 orang.
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Akhir pekan ini sejumlah jurnalis yang juga tergabung dalam komunitas Berau Journalist Divers, memiliki kesempatan untuk menjajal fasilitas hyperbaric chamber di Pusekesmas 24 jam, Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.
Ada 7 anggota Berau Journalist Divers yang menjajal fasilitas ini, yakni Robitoh Johan Palupi, Genaral Manajer Berau Post, Edi Akbar Citizen Journalist Net Tv, Agus dari Samarinda Post, Yudi Rizal dari Isomoto, Samuel Sitompul dari Humas Pemkab Berau dan saya sendiri, Geafry Necolsen dari Tribunkaltim.co.
Hyperbaric chamber merupakan fasilitas terapi oksigen Hiperbarik (Hyperbaric Chamber), yang biasa digunakan untuk memulihkan penyakit dekompresi akibat menyelam.
Baca: RESEP - Si Imut Cake Pisang Kismis, Bikinnya Gampang Si Kecil Pasti Suka!
Hyperbaric Chamber berbentuk tabung besar menyerupai kapal selam ini memiliki kapasitas 7 orang.
“Dalam satu sesi maksimal memang untuk tujuh orang,” kata Gideon Pujo, operator hyperbaric chamber, Minggu (27/4/2018).
Ada dua jenis terapi yang biasa menggunakan hyperbaric chamber, selain untuk mengatasi penyakit akibat dekompresi untuk para penyelam, juga ada terapi pengobatan jenis penyakit lain yang menggunakan tabel Kinwall.
Baca: Dianggap Tegas dan Berani, Buwas yang Diangkat Jadi Dirut Bulog Diharapkan Bisa Bongkar Mafia Pangan
Kebetulan saya sendiri mengalami dekompresi akumulatif dari beberapa kali menyelam di perairan Pulau Maratua, Gideon mendiagnosa saya terkena dekompresi tingkat 1, kategori ringan yang menyebabkan saya mengalami sakit kepala setiap menyelam dan beberapa kali serangan sesak nafas.
Sedangkan terberat yaitu tingkat 2 dengan ciri-ciri nyeri syaraf dan kelumpuhan.
Untuk mengatasi dekompresi ringan ini, Gideon menyarankan kami untuk menjalani terapi selama 2,5 jam.
Namun karena keterbatasan waktu yang kami miliki, Gideon akhirnya memberikan terapi selama 70 menit.
Baca: Menteri Rini dan Dirut PLN Bagi-bagi Saham, Ini Cuplikan Rekamannya yang Beredar
Kesannya sederhana, pasien masuk ke dalam ruang atau chamber sembari duduk dan menghirup oksigen murni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/terapi-hyperbaric-chamber_20180429_125109.jpg)