Dianggap Ganggu Masyarakat sekitar, Pemkot Balikpapan Akan Pulangkan Pencari Suaka Asal Afghanistan
Dalam rapat itu Balikpapan menolak keberadaan Imigran asal Afgahanistan yang saat ini berada di Rudemin Balikpapan.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kota Balikpapan menggelar rapat tertutup bersama instansi terkait membahas pemulangan para pencari suaka ini dikarenakan keberadaannya yang mengangu masyarakat sekitar, Senin (7/5/2018).
Dalam rapat itu Balikpapan menolak keberadaan Imigran asal Afgahanistan yang saat ini berada di Rudemin Balikpapan.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Balikpapan Rahmad Masud mengatakan, Balikpapan menolak keberadaan para pencari suaka ini.
"Tadi kami menggelar rapat bersama International Organization for Migration (IOM) Imigrasi, dan sepakat dalam waktu dekat akan memulangkan para pencari suaka ini," kata Rahamd.
Baca: BPS akan Petakan Potensi Desa, Ini yang Akan Dilakukan DPMPD Kaltim
Menurutnya, dipulangkan, dimutasi kebeberapa daerah di Indonesia, kenapa menolak? Itu kesepakatan bersama, semua pihak yang ikut dalam rapat tersebut.
"Karena pada rapat elemen masyarakat juga dilibatkan, dari FKOB, MUI dan tokoh masyarakat menolak kalau mereka stay home, dan membuat community house di Balikpapan," ujar Rahamd.
Rahmad menyenutkan, yang ditakutkn dari keberadaan mereka ini, nantinya bisa berdampak pada masalah sosial yang ada.
"Pemulangan dilakukan oleh IOM, pemulangan segera dilaksanakan, bertahan pertama ada 33 orang dulu yang dipulangkan setelah itu menyusul, tidak menggunakan APBD," ujar Rahmad.
Baca: Ditanya Tentang Perceraiannya dengan Raffi Ahmad, Nagita Slavina Hela Napas Panjang: Jalanin Aja
Seperti diketahui beberapa waktu lalu, ada sekitar 70an orang pencari suaka yang menuntut kebebesan, sehingga membuat kegaduhan dan merusak beberapa fasilitas di Rudemin. Para pencari suaka ini sendiri sudah berada di Rudemin Balikpapan sekitar empat tahun lebih
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle meminta kepada MUI untuk menugaskan seorang dai atau ahli agama untuk mengedukasi para Pencari Suaka yang saat ini bermukin di Rudemin Balikpapan.
Sabaruddin menyebutkan sesuai dengan surat yang ada, intinya untuk sementara para pencari suaka berada di Rudemin di Balikpapan. Karena keberadaan mereka ini sulit diterima oleh masyaraka
Disebutkan Sabaruddin, ada beberapa orang yang dipulangkan, untuk jumlah keseluruhan ada sekitar 77 orang, dan pemulamgan pun bertahap.
"Para pencari suaka ini dipulangkan ke Makasar, Tanjung Pinang dan Batam, memang bertahap Insya Allah minggu depan, tahapan berikutnya tunggu informasi selanjutnya," ujar pria berkacamata ini.
Baca: Tanpa Misil, Warga Palestina Gunakan Layang-layang untuk Serang Israel
Menurut Sabaruddin, dipulangkan karena sesuai permintaan mereka, mereka ini kan suaka, sementara masih menunggu negara atau pihak k tiga yang mau menerima keberadaan mereka.
"Sampai saat belum ada negara atau pihak ke tiga yang menerima keberadaan mereka," ujarnya.