Harga Cabai Keriting Masih Stabil, Ini Daftar Harga Sembako

Harga cabai merah keriting misalnya. Sebelumnya dibanderol Rp 45.000/kg, sekarang turun menjadi Rp 35.000/kg.

Harga Cabai Keriting Masih Stabil, Ini Daftar Harga Sembako
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
KONDISI PASAR - Harga sembako dan sayur mayur di Pasar Induk Sangatta cenderung masih stabil_SARITA 

> Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok Stabil

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bila tahun-tahun sebelumnya harga bahan pokok jelang Ramadan cenderung meroket, tahun ini agaknya berbeda. Harga bahan pokok serta sayuran hingga sepekan sebelum Ramadan, masih stabil. Bahkan cenderung menurun.

Harga cabai merah keriting misalnya. Sebelumnya dibanderol Rp 45.000/kg, sekarang turun menjadi Rp 35.000/kg. Untuk jenis cabai merah biasa, dari Rp 55.000 /kg menjadi Rp 35.000/kg.

Begitu juga dengan bawang merah besar, pada bulan April lalu dibanderol Rp 48.000/kg, pekan ini berada pada harga Rp 34.000/kg. Sementara bawang merah kecil, dari harga Rp 42.000 menjadi Rp 32.000/kg.

Sebagian bahan pokok yang tidak mengalami kenaikan atau penurunan harga, yakni, minyak goreng, beras medium serta gula pasir.  Sayuran yang dipasok dari luar Kaltim juga masih stabil. Wortel masih dibanderol Rp 12.000/kg, kentang kecil Rp 14.000/kg dan tomat Rp 13.000/kg. Untuk telur ayam ras turun Rp 1.000 dari Rp 50.000 jadi Rp 49.000/piring.

Sementara daging sapi juga stabil Rp 130.000/kg, ayam Rp 43.000/kg dan bebek Rp 60.000/ekor. “Sampai saat ini, belum ada lonjakan harga yang cukup berarti di pasaran.

Masih cenderung stabil, meski Ramadan semakin dekat.  Transaksi pasar pun terus membaik. Beberapa fasilitas pasar terus dibenahi dan pedagang pun semakin ramai menjajakan aneka kebutuhan rumah tangga. Karena tidak terjadi gejolak harga yang berarti,” ungkap Kepala UPT Pasar, Bohari, Kamis (10/5).

Geliat pasar yang semakin membaik, menurut Bohari diikuti dengan realisasi retribusi. Bahkan di awal Mei kemarin, retribusi pasar sudah menjangkau angka Rp 343 jutaan. (*)


Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help