Dishub PPU Gelar Tes Urine, 3 Sopir Angkutan Umum Langsung Melarikan Diri

ada tiga sopir angkutan kota dan angkutan antar kota yang melarikan diri saat dipanggil untuk mengikuti tes urine

Dishub PPU Gelar Tes Urine, 3 Sopir Angkutan Umum Langsung Melarikan Diri
Tribun Kaltim/Samir
Tes urine pengemudi angkutan umum 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Perhubungan Penajam Paser Utara (PPU) menggelar tes urine terhadap sopir angkutan kota dan angkutan antar kota, Rabu (30/5/2018).

Dari target 50 sopir hanya sekitar 25 orang yang mengikuti tes urine dan mereka dinyatakan negatif. Namun demikian, ada tiga sopir angkutan kota dan angkutan antar kota yang melarikan diri saat dipanggil untuk mengikuti tes urine.

Baca: Tak Hanya Jet Li, Penampilan Terkini Stephen Chow tak Kalah Mengejutkan

Kabid Lalulintas dan Angkutan, Dishub PPU, Fernando menjelaskan, tes urine ini digelar guna mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri.

Bahkan tes urine ini digelar setiap tahun menjelang arus mudik. Ia mengatakan, pada awalnya pihaknya menargetkan 50 sopir yang mengikuti tes urine ini namun ternyata hanya sekitar 25 orang yang mengikuti tes yang juga melibatkan BNK, Satpol PP dan kepolisian ini.

Ia mengungkapkan, saat dilakukan tes urine ada tiga sopir yang tidak mau mengikuti tes ini dan langsung pergi dengan alasan ingin mengantar penumpang. "

Baca: Gara-gara Kembang api, 1 Rumah di Sungai Nangka, Balikpapan Ludes Terbakar

Awalnya ada dua sopir, satu sopir angkutan kota jurusan Penajam-Waru dan satu lagi sopir Penajam-Grogot. Tapi tak lama kemudian ada lagi satu sopir Penajam-Grogot yang tidak mau ikuti tes urine. Tapi kami sudah catat plat nomor polisi dan akan disampaikan kepada pemiliknya," ujarnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga akan melaporkan masalah ini ke Polres PPU agar mereka nanti yang akan melakukan tes urine termasuk sopir yang tidak datang dalam tes urine ini.

Ia mengatakan, bila nanti ada sopir yang terbukti menggunakan narkoba, maka kami akan memberikan sanksi termasuk meminta agar untuk sementara tidak membawa mobil karena dikhawatirkan keselamatan penumpang.

Baca: Jangan Salah, Sandal Jepit yang Dipakai 7 Artis Ini Punya Harga Fantastis, Ada yang Sampai Rp 8 Juta

Selain melakukan tes urine lanjutnya, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap angkutan umum. Hal ini dilakukan untuk memeriksa kelengkapan termasuk ban dan rem kendaraan.

"Kami cek semua dan angkutan umum yang kami periksa, layak untuk dipakai arus mudik maupun balik," katanya.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved