Kesehatan

Ibu Hamil yang Jarang Tidur Siang, Berisiko Lahirkan Bayi Berbobot Kurang dari 2,5 Kg!

Salah satu kekhawatiran ibu hamil menjelang persalinannya adalah bayi yang dilahirkan berbobot rendah.

Ibu Hamil  yang Jarang Tidur Siang, Berisiko Lahirkan Bayi Berbobot Kurang dari 2,5 Kg!
Thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Salah satu kekhawatiran ibu hamil menjelang persalinannya adalah bayi yang dilahirkan berbobot rendah.

Pasalnya, bayi dengan berat badan kurang dari 2,5 kilogram punya potensi mengidap diabetes, hipertensi, dan penyakit pernapasan ketika masih anak-anak ataupun saat sudah tua kelak.

Untungnya, ada cara baru untuk mengurangi risiko tersebut, yakni tidur siang.

Dirangkum dari Reuters pada Rabu (16/5/2018), sebuah studi baru di China yang terbit dalam Jurnal Sleep Medicine menyebutkan bahwa komplikasi prenatal bisa ditanggulangi, asalkan ibu hamil memerhatikan tidur siangnya, termasuk aspek kualitas dan durasinya.

Baca: Fitur Baru WhatsApp, Kini Video Call Bisa Berempat Sekaligus, Ini Caranya

Hal tersebut telah dibuktikan Lulu Song, peneliti asal Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan, China dan timnya.

Mereka melaporkan bahwa ibu hamil yang tidur siang selama satu jam hingga satu setengah jam memiliki kemungkinan untuk melahirkan bayi berbobot rendah 29 persen lebih rendah daripada ibu yang tidak tidur siang.

Lantas, kebaikan dari tidur siang tidak berhenti di situ saja.

Frekuensi tidur siang juga berperan positif bagi berat badan bayi.

Bagi ibu hamil yang rutin tidur siang dalam sepekan atau minimal lima hari dalam seminggu, risiko punya bayi berberat badan rendah turun 22 persen.

Baca: Masuk BPIP dan Digaji Rp 100 Juta, Begini Jawaban Mahfud MD saat Disuruh Sumbangkan ke Fakir Miskin

Semua kesimpulan tersebut merupakan hasil analisis data 10.000 perempuan yang terlibat dalam studi Kohor Bayi Sehat 2012-2014 di China.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help