Gunung Merapi Erupsi

Merapi Erupsi Lagi, Ini yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gunung Meletus

Gunung Merapi di perbatasan Sleman, Yogyakarta, dengan Boyolali dan Magelang, Jawa Tengah, kembali erupsi pagi ini, Jumat (/6/2018).

Merapi Erupsi Lagi, Ini yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gunung Meletus
Twitter.com/@BPPTKG
Visual Merapi saat setelah terjadi erupsi, dipantau dari PGM Selo, Boyolali. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Gunung Merapi di perbatasan Sleman, Yogyakarta, dengan Boyolali dan Magelang, Jawa Tengah, kembali erupsi pagi ini, Jumat (/6/2018).

Rilis letusan Merapi kali ini dikeluarkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengambangan Teknologi Kebencanaan (BPPTKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui akun Twitter resmi mereka.

Letusan dilaporkan terjadi dalam durasi 2 menit.

Lontaran material akibat letusan Gunung Merapi kali ini terpantau setinggi 6000 meter.

Baca: Gunung Merapi Meletus, Masyarakat Diimbau Waspada Hujan Abu

Visual Merapi saat terjadi letusan pagi ini (1/6/2018)
Twitter.com/@Sutopo_PN
Visual Merapi saat terjadi letusan pagi ini (1/6/2018)

Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada imbauan kepada warga untuk mengungsi.

Warga hanya diimbau untuk tetap waspada terkait dengan situasi yang baru saja terjadi.

Selain itu warga juga disarankan untuk mengenakan masker saat keluar rumah, dan tidak menggunakan softlens.

Hujan abu terpantau saat ini sudah terjadi di wilayah Selo, Boyolali, dan Jrakah, Sleman.

Walaupun letusan kali ini mengarah ke arah barat laut, namun menurut pantauan Stasiun Klimatologi Yogyakarta melalui akun Twitter mereka doi @StaklimJogja, menunjukkan angin yang bertiup ke arah barat daya.

Ini kemudian memungkinkan potensi terjadinya hujan abu di wilayah barat daya Gunung Merapi.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help