Karier

Orang Berkacamata Sering Dianggap Lebih Cerdas, Benarkah?

Kebanyakan orang menganggap para pemakai kacamata adalah mereka yang memiliki kepandaian lebih.

Orang Berkacamata Sering Dianggap Lebih Cerdas, Benarkah?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Kebanyakan orang menganggap para pemakai kacamata adalah mereka yang memiliki kepandaian lebih.

Hal ini rupanya tak melulu menjadi anggapan semu.

Ada alasan ilmiah di baliknya.

Riset terbaru mengungkapkan, korelasi positif antara penglihatan buruk dan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi.

Peneliti dari University of Edinburgh melakukan riset ekstensif untuk menyelidiki bagaimana sifat turun-temurun individu dapat memengaruhi fungsi kognitif mereka.

Baca: Wow. . . Hadiah Pernikahan Senilai Rp 129 Miliar Dikembalikan Pangeran Harry dan Meghan

Periset menganalisis data dari 300.486 orang berusia antara 16-102 yang telah dikumpulkan oleh Inggris Biobank dan the Charge and Cogent consortia.

Periset mengidentifikasi 148 lokus genetik independen yang dikaitkan dengan kemampuan kognitif.

Selain itu, mereka juga menilai apakah berbagai aspek, seperti penglihatan, tekanan darah tinggi, dan harapan hidup, dan hal lain yang mempengaruhi kecerdasan.

Baca: Pemuka Agama Ini Pasrah saat Dibekuk Polisi, Diduga Ia Perkosa dan Bunuh Anak Angkatnya

Hasilnya, sekitar 30 persen peserta yang memakai kacamata memang memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi daripada yang lain.

Selain itu, fungsi kognitif yang lebih besar juga dikaitkan dengan beberapa aspek kesehatan seperti umur panjang, penurunan risiko kanker paru-paru, kesehatan kardiovaskular, dan kondisi mental yang lebih baik.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved