Ditinggal Ibunya Antar Bawang, Balita Tewas Terseret Arus Banjir hingga 200 Meter

Seorang balita laki-laki bernama Jonathan tewas setelah terseret banjir di samping rumahnya, Gang Sukun RT 24 Desa Loa Duri Ilir

Ditinggal Ibunya Antar Bawang, Balita Tewas Terseret Arus Banjir hingga 200 Meter
TRIBUNKALTIM/RAHMAT TAUFIQ
CARI BALITA - Kapolsek Loa Janan AKP M Dahlan Djauhari ikut melakukan pencarian terhadap balita yang hilang akibat terseret arus banjir 

TRIBUNKALTIM.CO TENGGARONG - Seorang balita laki-laki bernama Jonathan tewas setelah terseret banjir di samping rumahnya, Gang Sukun RT 24 Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kukar, Kamis (7/6). Balita usia 19 bulan ini luput dari pengawasan ibunya.

Saat kejadian Jonathan sedang asyik mainan air di lokasi banjir. Tiba-tiba arus air makin deras turun dari arah Gunung Loa Duri. Maklum, hujan lebat mengguyur kawasan Loa Duri Ilir sejak pukul 16.00 sehingga kawasan itu tergenang banjir hingga ketinggian satu meter.

Balita anak pasangan Felix dan Mahdalena ini terseret arus hingga 200 meter. Bahkan tubuh korban sempat tak terlacak. Pihak keluarga pun melaporkan anak balitanya yang hilang ke pihak Polsek Loa Janan.

Baca: Kapolri Akui Salah Hitung Waktu, Akibatnya Acara Safari Ramadan di Kota Tepian Molor

Pukul 18.30, enam anggota Polsek Loa Janan dipimpin Kapolsek M Dahlan Djauhari mendatangi lokasi terakhir anak balita itu bemain air. Upaya pencarian korban dilakukan hingga larut malam. Jasad korban baru ditemukan di dalam parit desa sekitar pukul 23.30.

"Saat kejadian, ibu korban meninggalkan balitanya yang sedang bermain air untuk mengantarkan pesanan kupasan bawang merah ke rumah kerabatnya," kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kapolsek Loa Janan AKP M Dahlan Djauhari.

Sepulang dari rumah kerabatnya, ibu korban tak menjumpai buah hatinya. Mahdalena menjadi panik. Ia segera mencari anak laki-lakinya yang mendadak hilang itu, namun tak membuahkan hasil. Polisi bersama puluhan warga dan relawan melakukan pencarian terhadap korban.

Baca: Isran Noor Undang Ribuan Warga Hadiri Buka Puasa Akbar di GOR Sempaja Besok

Bahkan Kapolsek ikut menerobos semak dan menyusuri aliran air di permukiman warga Loa Duri ilir. Jasad balita itu ditemukan dalam parit di pinggir jalan, dekat warung makan nasi goreng.

Korban langsung dievakuasi dan diantar ke Puskesmas terdekat untuk divisum. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help