Lonjakan Penumpang 500-1.000 Orang Tapi Tidak Ada Extra Flight

Di posko angkutan Lebaran ini, kita menempatkan petugas dari pagi sampai malam. Kita juga dibantu oleh petugas dari TNI AU

Lonjakan Penumpang 500-1.000 Orang Tapi Tidak Ada Extra Flight
Tribun Kaltim/Junisah
Penumpang yang lagi berada di ruang tunggu keberangkatan Terminal Bandara Juwata Tarakan 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Menjelang arus mudik Lebaran diprediksikan jumlah penumpang yang berangkat dan tiba di Terminal Bandara Juwata Tarakan akan meningkat dari hari biasanya. Hal ini diungkapkan Kepala Bandara Juwata Tarakan Asri Santosa.

Asri mengungkapkan, hari biasa jumlah penumpang rata rata 1.000 - 1.500 orang. Namun menjelang Lebaran dapat mencapai 2.000 sampai 2.500 penuapang. "Jadi lonjakan penumpang dapat mencapai antara 500 sampai 1.000 orang penumpang," katanya, Kamis (7/6/2018).

Meski ada lonjakkan penumpang, Bandara Juwata Tarakan tidak menambah penerbangan atau extra flight. Pasalnya 9 maskapai penerbangan yang ada di bandara ini, di antaranya Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air dan Mas Wings, masih dapat melayani masyarakat yang mudik.

"Kita tidak ada extra flight, karena maskapai penerbangan yang ada saat ini masih bisa melayani masyarakat. Bahkan kami mendapatkan informasi, Lion Air masih menjual tiket tujuan Balikpapan dan Surabaya. Jadi tidak perlu khawatir, tidak mendapatkan tiket untuk mudik," ujarnya.

Asri mengatakan, di Bandara Juwata Tarakan dalam sehari ada 40 penerbangan reguler dan perintis. "Nah menjelang Lebaran ini khusus penerbangan perintis ada extra flight penerbangan sebanyak 5 kali penerbangan dengan tujuan Long Bawan dan Malinau. Tapi untuk penerbangan reguler tidak ada extra flight," ucapnya.

Sementara itu pada arus mudik Lebaran ini pihaknya menyediakan posko angkutan Lebaran yang berada di depan terminal Bandara Juwata Tarakan. Di posko ini masyarakat atau penumpang pesawat dapat menanyakan fasilitas yang ada di bandara.

"Di posko angkutan Lebaran ini, kita menempatkan petugas dari pagi sampai malam. Kita juga dibantu oleh petugas dari TNI AU dan kepolisian untuk pengamanan di Bandara Juwata Tarakan," ujarnya.

Tak lupa Asri mengingatkan kepada penumpang untuk tidak membawa power bank di atas 20 ribu MHA. Apabila ketahuan masih ada yang membawa, pihaknya akan menyita power bank tersebut. Kalau ingin membawa power bank, sebaiknya di bawah 20 ribu MHA.

"Tapi kalau membawa power bank di bawah 20 ribu MHA masih bisa, tapi jangan power banknya dikoneksikan ke perangkat elektronik seperti handphone dan laptop. Jadi kalau bawa power bank di bawah 20 ribu MHA harus posisinya off atau dimatikan," ungkapnya.(*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help