Libur Lebaran 2018

Libur Lebaran, Pengunjung Museum Sejarah di Kota Tua Membludak

Museum yang terletak di Taman Fathillah, Jakarta Barat, itu dibuka perdana untuk libur Lebaran pada tahun ini.

KOMPAS.COM/RIMA WAHYUNINGRUM
Keramaian Taman Fatahillah di H+1 Lebaran Idul Fitri pada Sabtu (16/6/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Koordinator Tourist Guide Museum Kesejarahan Jakarta Amat Kusaini Al-Alexs mengungkapkan, jumlah pengunjung Museum Sejarah Jakarta naik dua kali lipat di libur Lebaran ini dari jumlah pengunjung normal di akhir pekan.

Museum yang terletak di Taman Fathillah, Jakarta Barat, itu dibuka perdana untuk libur Lebaran pada tahun ini.

"Dari kemarin ada lonjakan pengunjung. Ini tahun pertama Museum Sejarah Jakarta di hari H Lebaran dibuka. Sebelumnya belum pernah. Karena melihat minat pengunjung ke museum ada peningkatan," kata Kusaini, Sabtu (16/6/2018).

Jam operasional museum ini untuk libur Lebaran yakni mulai pukul 13.00 WIB-17.00 WIB.

Pada hari pertama Idul Fitri, Jumat (15/6/2018), tercatat pengunjung yang hadir sebanyak 1.960 orang.

Jumlah ini menurut dia adalah angka yang tinggi dibanding hari libur biasa.

Masyarakat dinilai merespons baik pembukaan museum tersebut pada libur Lebaran.

"Pada hari ini, sampai pukul 15.00 sore, sekitar 5.000 (pengunjung). Pada hari biasa sepi banget. Rata-rata 1.500, kalau weekend bisa 2.500 (orang)," kata Kusaini.

Ia menyebut, Museum Sejarah Jakarta menjadi museum terfavorit yang ada di kawasan Taman Fatahillah.

Sebab, museum yang berdiri tahun 1707 tersebut menyimpan sejarah Jakarta dan menjadi ikon kota Jakarta.

Baca: PKL Penuhi Badan Jalan Kawasan Kota Tua, Ini yang Diungkapkan Sandiaga Uno

Keramaiam Museum Sejarah Jakarta pada H+1 libur Lebaran Idul Fitri pada Sabtu (16/6/2018).
Keramaiam Museum Sejarah Jakarta pada H+1 libur Lebaran Idul Fitri pada Sabtu (16/6/2018). (RIMA WAHYUNINGRUM)

Sebelumnya, pengunjung dengan jumlah tinggi terjadi saat libur tahun baru 2018, dengan jumlah 15.500 pengunjung.

Ia memprediksi, angka tinggi juga akan diraih pada libur Lebaran kali ini.

"Sebelum pintu pindah ke Barat, kita capai cetak rekor libur tahun baru 2018 dengan 15.500 per hari. Kalau kali ini diperkirakan mencapai 6.000, puncaknya sepertinya besok," kata dia.

Museum Sejarah Jakarta hanya tutup di hari Senin, sebagai hari perawatan aset dan pembersihan.

Baca: Ditinggal Mudik Penghuninya, Lihat Foto-foto Kocak Aktivitas Warga di Jalanan Jakarta yang Sepi

Museum ini juga ditutup pada hari besar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved