Setiap Hari Disdukcapil Tarakan Layani 500 Hingga 700 Warga yang Urus E-KTP
Dengan banyaknya masyarakat yang datang, terpaksa Disdukcapil sampai menambah 20 kursi plastik.
Penulis: Junisah |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Di hari pertama masuk kerja usai lebaran, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang berada di gedung Gadis Jalan Sudirman, diserbu ratusan masyarakat yang ingin melakukan pengurusan surat-surat kependudukan, Kamis (21/6/2018).
Pantauan Tribun, masyarakat yang melakukan pengurusan tampak antre, ada yang duduk dan pula yang berdiri.
Dengan banyaknya masyarakat yang datang, terpaksa Disdukcapil sampai menambah 20 kursi plastik yang diletakkan di luar bagi masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kota Tarakan Eri Sugiarto membenarkan, setiap hari masyarakat yang datang untuk melakukan pengurusan kependudukan, antara 500 orang hingga 700 orang setiap hari dengan dilayani 18 orang petugas.
Baca: Hari Pertama Masuk Kerja, Plt Walikota Tarakan Sidak Kantor Disdukcapil
Kebanyakan masyarakat yang mengurus perekaman KTP elektronik (e-KTP).
“Mau menjelang Pilkada Tarakan ini banyak masyarakat yang mengurus e-KTP. Sebab aturan KPU sekarang untuk melakukan pencoblosan di Pilkada Tarakan wajib memiliki e-KTP Tarakan atau surat keterangan. Selain itu juga ini mau mendekati anak-anak daftar sekolah,” ucapnya.
Eri mengatakan, dengan banyaknya masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP, ia terpaksa membagi dua tempat khusus masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP.
Tempatnya di lantai I dan di lantai II gedung Gadis.
Tujuannya untuk memudahkan masyarakat yang mengurus e-KTP.
Baca: Cekcok Gara-gara Miras, Kawanan Pemuda Balikpapan Ini Hancurkan Motor Teman Sendiri
“Kita bagi dua tempat, karena untuk perekaman e-KTP itu agak lama prosesnya. Kalau semua kita layani di lantai I, nanti malah crowded, kasihan masyarakat yang menunggu. Oleh karena itu kita bagi dua di lantai I dan II. Bahkan untuk masyarakat yang melakukan pengurusan e-KTP nomor antriannya kita bedakan. Sebab ada 500 orang setiap hari yang mengurus e-KTP,” ungkapnya.
Sementara itu saat ditanya apakah ada pendatang baru yang melakukan pengurusan kependudukan, karena biasanya setelah lebaran ada saja warga dari luar Tarakan yang pindah.
Terkait hal ini, kata Eri belum ada yang melakukan pengurusan.
Baca: Hari Pertama Masuk setelah Libur Panjang, Asisten I Pergoki Pegawai Telat di Kantor ESDM
“Kalau yang mengurus kepindahan dari luar Tarakan ke Kota Tarakan belum ada. Namun berdasarkan laporan pegawai saya, di hari pertama masuk kerja ini, ada dua orang yang mengurus surat pindah keluar Kota Tarakan. Ada yang pindah ke Sulewesi dan Merauke,” ujarnya. (*)